01 April 2021

Menelisik Jejak Memori Radio Heartline

Bagi sebagian orang, siaran radio dianggap jadi sosok teman yang tak kenal waktu dan tempat. Entah itu saat menikmati waktu senggang atau sibuk, di rumah atau sedang berlibur, siaran radio hampir selalu dalam jangkauan. Tidak terkecuali ketika hari baru saja dimulai, ia sudah lebih dulu mengudara, termasuk sesaat sebelum mata kembali terlelap, ia masih di tengah tugasnya. Istimewanya, terkadang menyetel radio sebelum menyeruput teh hangat di sore hari seolah-olah jadi ritual yang wajib bagi para pendengar setianya.

Melalui visi misinya sebagai sebuah organisasi Kristen yang berorientasi pada pelayanan berupa kegiatan sosial dan kemanusiaan yang diresmikan sejak 12 November 1998, kehadiran Radio Heartline di masa itu berfokus sebagai media komunikasi yang mengedepankan kepedulian terhadap korban peristiwa Mei 1998 di Jakarta. Meski didirikan dengan tujuan pelayanan kristiani oleh YASKI, Radio Heartline memiliki dua segmen, yaitu segmen sekuler dan segmen rohani.

Saat kembali menengok ke masa itu, sebelum mendirikan Radio Heartline FM Karawaci, YASKI memberikan pelayanan melalui siaran radio Pelita Kasih dengan nama program Heartline Special Program. Barulah setahun setelahnya, YASKI mendirikan stasiun radio yang dinamakan Radio Heartline FM Karawaci dengan frekuensi pertamanya 97,85 MHz. Dalam kurun waktu yang cukup singkat, Radio Heartline FM Karawaci memiliki jumlah pendengar yang semakin banyak dan tersebar di daerah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi.

Berkat doa dan upaya yang konsisten dari para pendiri dan jajaran timnya, serta senantiasa didukung oleh para pendengar setianya, Radio Heartline FM Karawaci semakin dekat dengan kesuksesannya. Keberhasilan Radio Heartline FM Karawaci menjadi alasan YASKI mendirikan stasiun radio di wilayah lain, diantaranya 98,4 Heartline FM Samarinda, 91,7 Heartline FM Lampung, dan 92,2 Heartline FM Bali. Saat ini Radio Heartline FM Karawaci berada pada frekuensi 100,6 MHz.

Kini Radio Heartline sudah menempuh dan menjajaki bermacam-macam tugas dan pelayanannya selama lebih dari dua dekade. Dilandasi oleh tujuan yang mulia untuk melayani sesama sebagai bentuk pelayanan kepada Tuhan, kiranya eksistensi Radio Heartline dapat semakin menginspirasi dan mengisi berbagai momen hidup pendengarnya kapan pun dan di mana pun berada.

***