25 February 2021

Menpora Amali Sebut 5 Ribu Vaksin Tahap Pertama Diprioritaskan untuk Atlet dan Pelatih

JAKARTA, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengatakan pihaknya akan mulai melakukan vaksinasi tahap pertama terhadap para atlet, pelatih, official dan para tenaga pendukung setiap cabang olaharga di Gelora Bung Karno (GBK), Jumat (26/2) besok.

“Atlet, pelatih, official dan tenaga pendukung kita prioritaskan untuk yang segera adakan kegiatan,” kata Menpora Amali di Jakarta, Rabu (24/2).

Menpora Amali mencontohkan para atlet dan pelatih yang saat ini sedang mengikuti Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) baik itu yang multi event maupun yang single event.

Selain itu, untuk para atlet yang segera melakukann pertandingan di dalam negeri misalnya Sepak Bola yang segera ada turnamen pramusin Piala Menpora dan Bola Basket yang segera menggelar Indonesian Basketball League (IBL) pada Maret mendatang.

“Karena kita mendapatkan penjatahan yang lumayan. Kita akan teruskan kepada yang berada di tmpat masing-masing. Nah sekarang ini berpusat di Jakarta,” pungkasnya.

Para atlet yang juga akan divaksin adalah mereka yang akan mengikuti event luar negeri seperti Olimpiade dan Sea Games dan juga mereka yang sedang melakukan latihan di pemusatan latihan daerah (Pelatda) untuk Pekan Olahragan Nasional (PON).

“Ini bukan hanya untuk meningkatkan kekebalan tubuh mereka. Tapi juga meningkatkan kepercayaan diri para atlet. Jadi kita siapkan fisik mereka untuk vaksinasi,” jelas Menpora Amali.

Menpora Amali mengatakan untuk tahap pertama pihaknya mendapatkan jatah 5000 vaksin sementara pada taha kedua nanti 7000 vaksin.

“Nah kalau untuk tahap kedua kita akan luaskan kepada atlet-atlet yang ada di daerah terutama mereka yang siap untuk PON. Jadi mereka yang siap untuk PON segera akan kita vaksin. Pokoknya semua yang masuk di dalam kelompok yang segera akan melakukan aktivitas baik dalam negeri maupun luar negeri akan kita lakukan vaksinasi,” kata Menpora Amali.

Menpora Amali menargetkan vaksinasi untuk para atlet dan pelatih ini dirampungkan dalam waktu dua bulan. “Ya kita harapkan bisa dalam dua bulan ini, tapi kita juga terhalang dengan kuasa. Kita sambil berjalan aja,” bebernya*

Untuk para atlet di daerah, Menpora Amali akan melakukan koordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kemudian Kemenkes yang akan menyampaikan kepada Dinas Kesehatan Provinsi, Kabupaten dan Kota tempat para atlet dan pelatih tinggal.

“Sebab tidak mungkin borong semua ke Jakarta. Sementara mereka berada di daerah masing-masing. Yang ikut Pelatda untuk PON kan masih berada di provinsi masing-masing,” jelas Menpora Amali.

|