23 June 2026
Arsip foto musisi Inggris mendiang Liam Payne yang aset kekayaannya diwariskan kepada sang putra

Ketetapan Hukum Inggris: Anak Mendiang Liam Payne Jadi Ahli Waris Tunggal Aset Senilai Rp472 Miliar

Radio Tangerang Heartline FM – Bear, putra semata wayang dari mendiang musisi Liam Payne, secara resmi ditetapkan sebagai ahli waris tunggal atas seluruh kekayaan bernilai jutaan dolar Amerika Serikat yang ditinggalkan oleh sang ayah. Keputusan hukum ini terungkap berdasarkan dokumen pengadilan yurisdiksi Inggris yang berhasil diperoleh oleh media PEOPLE.

Bocah yang kini menginjak usia 9 tahun tersebut menjadi penerima tunggal atas dana sebesar US$29.007.998 (atau setara dengan Rp472 miliar) dari total akumulasi aset peninggalan mantan personel boyband One Direction itu. Berdasarkan berkas dokumen legal, sebagian kecil dari likuiditas dana dapat digunakan untuk kebutuhan mendesak saat ini, namun mayoritas nominal sisa akan disimpan rapat dalam bentuk dana perwalian (trust fund) hingga Bear mencapai usia kematangan hukum 18 tahun.

Penunjukan Administrator Resmi dan Pembagian Aset Tanpa Wasiat

Sebagai kilas balik, Liam Payne meninggal dunia secara tragis pada 16 Oktober silam di usia 31 tahun setelah terjatuh dari balkon sebuah hotel. Ia memiliki anak pertamanya tersebut bersama sang mantan kekasih yang juga merupakan penyanyi papan atas Inggris, Cheryl.

Mengingat Payne wafat tanpa meninggalkan dokumen surat wasiat formal (intestacy), pengadilan menunjuk Cheryl sebagai administrator resmi yang memegang mandat penuh untuk mengelola portofolio aset perwalian tersebut.

Dokumen yurisdiksi pengadilan secara resmi menetapkan Cheryl bersama pengacara senior, Richard Mark Bray, sebagai tim pengelola harta peninggalan. Berkas tersebut mencatatkan bahwa nilai kotor (gross value) dari aset Payne di Inggris mencapai US$38 juta, dengan nilai bersih setelah potongan pajak berada di kisaran US$32,2 juta.

Sesuai dengan hukum waris yang berlaku di Inggris, apabila seseorang meninggal dunia tanpa surat wasiat dan tidak terikat dalam hubungan pernikahan yang sah, maka seluruh hak kebendaan otomatis jatuh ke tangan anak kandung. Mengutip laporan dari BBC, otoritas Cheryl dan Bray dalam mengelola dana tersebut saat ini bersifat terbatas dan dilindungi undang-undang, sehingga tidak diperkenankan untuk melakukan distribusi dana secara bebas tanpa urgensi pengasuhan.

Catatan Historis dan Refleksi Liam Payne Mengenai Peran Ayah

Semasa hidupnya, eksistensi Bear merupakan salah satu titik balik terbesar dalam hidup Payne. Penyanyi asal Inggris tersebut sempat mengekspresikan kebahagiaannya yang mendalam saat menyambut kelahiran sang putra pada Maret 2017 silam melalui saluran media sosial pribadinya.

Parameter Momentum Catatan Sejarah Keluarga Liam Payne
Kelahiran Putra Maret 2017, diberi nama Bear.
Pernyataan Publik Menyebut momentum kelahiran anak sebagai memori terbaik sepanjang hidup.
Dilema Personal Mengakui adanya tantangan psikologis yang besar saat menjadi ayah di usia muda.
Mekanisme Koping Menyeimbangkan peran dengan fokus pada aspek domestik dan kebutuhan nutrisi anak.

Meskipun Payne sempat mengakui dalam sesi wawancara eksklusif bahwa dirinya selalu memiliki impian untuk menjadi seorang ayah di usia muda, ia tidak menampik bahwa realitas memikul tanggung jawab parenting di usia belia memiliki kompleksitas tersendiri.

“Saya memiliki anak di usia yang sangat muda, dan Anda kerap berpikir bahwa segalanya akan berjalan secara ajaib. Namun, realitasnya butuh proses yang sangat panjang bagi saya untuk menemukan pijakan hidup yang tepat. Saya sempat berpikir bahwa tugas utama seorang ayah adalah menjaga semua orang, sehingga hal konkret yang bisa saya lakukan saat itu adalah belajar memasak untuk keluarga,” ungkap Liam Payne dalam wawancara arsipnya.

ditulis ulang oleh redaksi

Link :
https://mediaindonesia.com/hiburan/903336/anak-semata-wayang-liam-payne-jadi-ahli-waris-tunggal-rp470-miliar

FOTO : Liam Payne(Instagram)

Ikuti media sosial Radio Heartline FM Tangerang: