Kekeringan dan Eksploitasi Air Tanah Picu Munculnya Sinkhole di Turki
Radio Tangerang Heartline FM – Wilayah Konya di Turki yang selama ini dikenal sebagai salah satu sentra pertanian utama kini menghadapi ancaman serius akibat munculnya ratusan lubang runtuh atau sinkhole. Fenomena tersebut dipicu oleh kombinasi kekeringan berkepanjangan akibat perubahan iklim dan pengambilan air tanah secara berlebihan untuk memenuhi kebutuhan irigasi.
Curah hujan yang rendah membuat para petani bergantung pada sumur bor untuk menyuplai air bagi lahan pertanian. Penggunaan air tanah secara terus-menerus menyebabkan rongga di bawah permukaan kehilangan tekanan penyangga, sehingga tanah di atasnya amblas dan membentuk lubang berukuran besar yang dapat mencapai puluhan meter.
Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah sinkhole terus bertambah dan mulai muncul di sekitar permukiman serta lahan pertanian produktif. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran bagi warga karena tanah dapat runtuh secara tiba-tiba tanpa tanda-tanda sebelumnya.
Para ahli mengingatkan bahwa jika eksploitasi air tanah tidak segera dikendalikan, kerusakan lingkungan di Konya akan semakin parah dan berpotensi mengancam ketahanan pangan Turki. Mereka menilai pemulihan akuifer membutuhkan waktu yang sangat lama, sehingga diperlukan langkah-langkah seperti pengelolaan air yang lebih ketat, penutupan sumur ilegal, serta penerapan sistem irigasi yang lebih hemat air dan pemilihan tanaman yang sesuai dengan kondisi iklim.
Fenomena di Konya menjadi peringatan bahwa krisis iklim yang disertai pengelolaan sumber daya air yang tidak berkelanjutan dapat mengubah kawasan pertanian yang subur menjadi wilayah yang rawan bencana.
Foto : (Katie Nadwony)
Ikuti media sosial Radio Heartline FM Tangerang:
