16 April 2026

JK Dilaporkan ke Polda Sumut atas Dugaan Penistaan Agama

Radio Tangerang Heartline FM – WAKIL Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, dilaporkan ke Polda Sumatra Utara oleh Aliansi Masyarakat Sipil Sumatra Utara terkait dugaan penistaan agama.

Perwakilan aliansi sekaligus Ketua Sinode Gereja Laskar Kristus Indonesia (GLKRI), Bishop Dikson Panjaitan, menyatakan, pernyataan Kalla telah menyinggung ajaran agama Kristen.

Pasalnya, ajaran Kristen tidak membenarkan tindakan kekerasan, apalagi pembunuhan. Ia menilai pernyataan tersebut bertentangan dengan substansi ajaran Alkitab.

“Pernyataan Pak Jusuf Kalla ini sungguh menistakan. Karena sudah menyangkut kepada substansi daripada kitab suci itu sendiri. Karena ajaran kristen itu khas dengan ajaran cinta kasih. Justru yang lebih kontras, Kristen itu diajarkan untuk mengasihi musuh, kasihilah musuhmu,” ujarnya Rabu (15/4).

Laporan tersebut diajukan pada Selasa (14/4) menyusul polemik pernyataan dalam ceramah di lingkungan kampus.

Pernyataan yang dipersoalkan disampaikan dalam ceramah di Universitas Gadjah Mada pada Maret 2026, saat membahas konflik Poso dan Ambon yang melibatkan umat Kristen dan Muslim.

“Kenapa agama gampang menjadi alasan konflik kayak di Poso, Ambon? Kedua-duanya, Islam dan Kristen, berpendapat bahwa mati atau menewaskan orang atau mematikan itu syahid. Saat konflik berlangsung, kedua pihak berkeyakinan begitu. Kalau saya bunuh orang Islam, saya syahid. Kalau saya mati pun saya syahid. Akhirnya susah berhenti,” bunyi pernyataan Kalla yang dipersoalkan.

Bishop menilai, pernyataan tersebut dinilai melukai perasaan umat Kristen, terlebih karena selama ini tidak ada anggapan bahwa umat Islam adalah musuh.

“Apalagi beliau (JK) mengatakan Kristen membunuh Islam, padahal Islam bukan musuh, sampai sekarang orang Kristen itu pada umumnya tidak pernah menganggap Islam itu musuh. Walaupun mungkin mereka ada yang sebagian menganggap itu, jadi itu sangat melukai perasaan umat Kristen di seluruh dunia, bukan hanya di Indonesia saja,” imbuhnya.

Bishop juga menegaskan, laporan ini merupakan inisiatif internal aliansi dan tidak berkaitan dengan kelompok lain. Ia berharap laporan tersebut dapat mencegah berkembangnya sikap intoleransi di Indonesia. Mereka juga berencana menggelar aksi damai guna mengawal proses hukum yang berjalan.

Sebelumnya, juru bicara Jusuf Kalla, Husain Abdullah, menepis tuduhan bahwa sang mantan wakil presiden menista atau memfitnah ajaran Kristen. Menurut Husain, tuduhan yang diunggah oleh beberapa akun Instagram tidak benar dan telah keluar dari konteks aslinya.

Husain menyebut, JK sedang berbicara dalam konteks sejarah konflik Poso dan Ambon pada masa awal reformasi yang bernuansa SARA ketika memberi ceramah di Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, pada Kamis (5/3/2026) malam.

“Yang disampaikan Pak JK adalah realitas sosiologis di lapangan saat konflik pecah. Pada masa itu, benar terjadi bahwa baik kelompok Islam maupun kelompok Kristen sama-sama menyerukan ‘perang suci’ dan mengeklaim bahwa membunuh pihak lawan atau mati dalam pertempuran adalah syahid,” katanya.

Sumber : mediaindonesia.com

Foto : Founder Kalla Group Jusuf Kalla saat berbagi inspirasi dan pengalaman secara langsung kepada seluruh Insan Kalla di Saoraja Ballroom Wisma Kalla Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (22/6/2021).(Humas Kalla)

Ikuti media sosial Radio Heartline FM Tangerang: