16 April 2026

Kunjungi Afrika, Paus Leo XIV Serukan Perdamaian di Tengah Perseteruan dengan Trump

Radio Tangerang Heartline FM – Di tengah ketegangan diplomatik yang meningkat dengan Amerika Serikat, Paus Leo XIV membawa pesan persatuan dan perdamaian dalam rangkaian perjalanan apostoliknya di Afrika. Dalam penerbangan menuju Kamerun, Rabu (15/04), sang Pontiff menegaskan dunia saat ini sangat membutuhkan dialog antarumat beragama daripada konflik.

Kunjungan bersejarah ke Aljazair, sebuah negara dengan mayoritas penduduk Muslim, menjadi simbol kuat bagi Paus untuk menjawab kritik tajam Presiden Donald Trump dan Wakil Presiden JD Vance terkait sikap Vatikan terhadap perang di Iran.

“Kunjungan ke masjid menunjukkan bahwa meskipun kita memiliki keyakinan yang berbeda, cara beribadah yang berbeda, dan cara hidup yang berbeda, kita bisa hidup bersama dalam damai,” ujar Paus Leo XIV di atas pesawat kepausan. “Saya pikir mempromosikan citra semacam itu adalah sesuatu yang perlu didengar dunia saat ini.”

Perseteruan Vatikan-Gedung Putih Memanas

Hubungan antara Washington dan Vatikan berada di titik nadir setelah Trump dan Vance meluncurkan serangkaian pernyataan pedas minggu ini. Trump menyebut posisi Paus terhadap perang Iran “tidak dapat diterima”, sementara JD Vance menyarankan agar Paus “berhati-hati” saat berbicara mengenai teologi dan teori Just War (perang yang adil).

Menanggapi hal tersebut, Paus yang merupakan mantan pemimpin ordo Agustinian ini merujuk pada pemikiran Santo Agustinus dari Hippo, tokoh besar Kristen yang lahir di Aljazair. Agustinus sendiri merupakan arsitek utama teori Just War yang justru dipertanyakan oleh Vance.

“Undangan beliau (Santo Agustinus) untuk mencari Tuhan dan kebenaran adalah sesuatu yang sangat dibutuhkan saat ini,” kata Paus dalam bahasa Inggris. Ia menekankan visi Agustinus tentang perjuangan membangun komunitas dan persatuan di tengah perbedaan.

Sorotan Trump terhadap Teheran

Di sisi lain, Donald Trump melalui platform Truth Social terus menyerang sikap lunak Paus terhadap Iran. “Tolong beritahu Paus Leo bahwa Iran telah membunuh setidaknya 42.000 pengunjuk rasa yang tidak bersalah dan tidak bersenjata dalam dua bulan terakhir,” tulis Trump, meskipun asal data tersebut belum terverifikasi secara resmi. Trump menegaskan bahwa kepemilikan bom nuklir oleh Iran adalah hal yang mutlak tidak bisa ditoleransi.

Seruan Anti-Korupsi di Kamerun

Setibanya di Yaoundé, ibu kota Kamerun, Paus Leo XIV disambut dengan gencatan senjata sementara selama tiga hari oleh kelompok separatis berbahasa Inggris demi menjamin keamanan sang Pontiff.

Dalam pidatonya di Istana Kepresidenan di depan Presiden Paul Biya, Paus memberikan pesan keras mengenai tata kelola pemerintahan. Ia mendesak otoritas setempat untuk memutuskan “rantai korupsi” yang menodai kredibilitas pemegang kekuasaan.

“Agar perdamaian dan keadilan dapat berkuasa, rantai korupsi, yang merusak wewenang dan melucuti kredibilitasnya, harus diputuskan,” tegasnya. Beliau menambahkan perdamaian autentik hanya bisa tercipta jika hukum berfungsi sebagai pelindung yang aman terhadap “keinginan sepihak orang-orang kaya dan berkuasa.”

Tur Afrika Paus Leo XIV dijadwalkan akan berlanjut ke Angola dan Guinea Khatulistiwa sebelum berakhir pada 23 April mendatang.

Sumber : mediaindonesia.com

Foto : Paus Leo XIV membawa misi persatuan ke Afrika saat hubungan Vatikan-Washington memanas. (Vatican news)

Ikuti media sosial Radio Heartline FM Tangerang: