13 May 2026

Sam Altman di Persidangan: Elon Musk Ingin Kontrol OpenAI hingga Diwariskan ke Anak

Radio Tangerang Heartline FM – Ketegangan di pengadilan federal California memuncak saat CEO OpenAI, Sam Altman, membeberkan ambisi tersembunyi Elon Musk terhadap perusahaan pengembang ChatGPT tersebut. Kesaksian ini merupakan jawaban atas gugatan Musk yang menuduh Altman mengomersialkan OpenAI demi keuntungan pribadi.

Ambisi Kontrol dan “Dinasti” Teknologi

Altman mengungkapkan bahwa pada masa awal pendirian di tahun 2015, Musk bukan hanya setuju dengan model bisnis profit, tetapi juga menuntut kekuasaan tunggal. Berikut adalah poin-poin krusial dari kesaksian Altman:

  • Hak Waris Kendali: Altman mengenang momen saat Musk ditanya tentang keberlangsungan kepemimpinan jika ia meninggal dunia. Musk menjawab bahwa kendali tersebut kemungkinan besar harus diwariskan kepada anak-anaknya.
  • Akuisisi oleh Tesla: Musk sempat mengusulkan agar OpenAI dilebur menjadi anak perusahaan Tesla. Tujuannya adalah untuk mempercepat perputaran modal dan mendongkrak nilai perusahaan melalui reputasi pribadinya.
  • Kekuatan Media Sosial: Musk mengeklaim bahwa satu cuitannya di media sosial mampu membuat nilai perusahaan melonjak secara instan, sehingga ia merasa paling berhak memegang kursi CEO.

Penolakan demi Misi AGI

Sam Altman bersama pendiri lainnya, Greg Brockman dan Ilya Sutskever, secara tegas menolak tuntutan tersebut. Mereka meyakini bahwa pengembangan Artificial General Intelligence (AGI) tidak boleh dikuasai oleh satu orang saja.

“Salah satu alasan kami mendirikan OpenAI adalah karena kami merasa tidak boleh ada satu orang pun yang mengendalikan AGI. Saya merasa sangat tidak nyaman dengan keinginan (Musk) itu,” tegas Altman di depan juri.

Hengkangnya Musk dan “Ramalan Kegagalan”

Akibat penolakan tersebut, Elon Musk resmi meninggalkan OpenAI pada awal 2018 dan menghentikan seluruh donasi finansialnya. Altman mengungkapkan bahwa sesaat setelah keluar, Musk mengirimkan surel yang menyebut bahwa OpenAI memiliki “peluang keberhasilan nol persen” tanpa kehadirannya.

Perselisihan ini semakin meruncing saat OpenAI benar-benar bertransformasi menjadi entitas komersial pada 2019, sebuah langkah yang ditolak Musk karena ia tidak lagi memegang kendali penuh.

 

Ditulis ulang oleh redaksi

link : https://mediaindonesia.com/teknologi/889644/sam-altman-bongkar-ambisi-elon-musk-kuasai-openai-hingga-diwariskan-ke-anak

FOTO : Sam Altman dan Elon Musk(AFP)

Ikuti media sosial Radio Heartline FM Tangerang: