ENONI Keriso Tangerang Raya Gelar Persekutuan di GBI Sangkakala, Perkuat Kolaborasi Lintas Denominasi
Radio Tangerang Heartline FM – Komunitas pendeta dan hamba Tuhan asal Kepulauan Nias yang tergabung dalam ENONI Keriso Tangerang Raya menggelar persekutuan rutin di GBI Sangkakala, Karawaci, Tangerang pada Selasa (7/7). Kegiatan ini menjadi wadah untuk mempererat persaudaraan, memperkuat kolaborasi lintas denominasi, sekaligus menyusun arah pelayanan organisasi ke depan.
Lebih dari 40 pendeta dan hamba Tuhan dari berbagai denominasi gereja mengikuti kegiatan tersebut. Selain beribadah bersama, para peserta juga berdiskusi mengenai penyusunan visi, misi, serta program kerja jangka pendek dan jangka panjang sebagai upaya memperkuat sinergi pelayanan di Tangerang Raya.
Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Dr. Philip S. Buulolo, M.Th. Dalam khotbahnya, ia menekankan bahwa persatuan di tengah keberagaman merupakan fondasi penting dalam pelayanan gereja.

“Kesatuan gereja dan para hamba Tuhan merupakan salah satu alat penginjilan yang paling kuat. Karena itu, kita harus menghindari berbagai hal yang dapat merusak kesehatian, seperti kompetisi yang tidak sehat, rasa superioritas doktrin, serta rendahnya keterlibatan dalam membangun komunitas,” ujarnya.
Setelah ibadah, kegiatan dilanjutkan dengan sesi perkenalan dan diskusi yang dipandu Pdt. Septi Laia, S.Th. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk saling mengenal, bertukar pengalaman pelayanan, serta menyampaikan berbagai masukan bagi pengembangan ENONI Keriso Tangerang Raya.
Dalam kesempatan yang sama, Pdt. Elikasih Ndruru, S.Th memaparkan visi, misi, serta rencana strategis organisasi, termasuk sejumlah program yang akan dijalankan dalam jangka pendek maupun jangka panjang untuk memperkuat pelayanan dan kebersamaan antarpendeta.
Sementara itu, Pdt. Haeli Hia, M.Th mengingatkan bahwa setiap pelayan Tuhan tidak lepas dari tantangan dalam menjalankan pelayanan. Menurutnya, komunitas menjadi ruang untuk saling menguatkan dan membangun semangat dalam menjalankan panggilan.
“Sebagai bejana tanah liat, kita mungkin mengalami banyak luka dalam pelayanan. Namun justru dalam kebersamaan, kita dapat saling menguatkan dan tetap setia melayani Tuhan,” katanya.
Melalui persekutuan rutin ini, ENONI Keriso Tangerang Raya berharap dapat terus menjadi wadah yang mempererat persaudaraan para pendeta dan hamba Tuhan asal Kepulauan Nias, memperkuat kerja sama lintas denominasi, serta menghadirkan kontribusi positif bagi gereja dan masyarakat di Tangerang Raya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan makan bersama sebagai simbol kebersamaan serta komitmen untuk terus membangun pelayanan yang bersatu dan berdampak.
Ikuti media sosial Radio Heartline FM Tangerang:
