Gospel International Festival
Radio Tangerang Heartline FM – Indonesia akan mencatat sejarah baru dengan hadirnya Gospel International Festival (GIFest) 2025, sebuah perhelatan musik gospel terbesar di Asia yang akan berlangsung pada 16–18 Januari 2025 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta.
Acara ini dipastikan akan menjadi sorotan internasional karena menghadirkan puluhan artis gospel kelas dunia serta musisi terbaik Indonesia.
Jumpa Pers dan Penggagas Festival
Dalam jumpa pers pada 20 Agustus 2025 di kawasan Kebayoran, hadir sejumlah tokoh penting, di antaranya:
-
Richard Buntario (Penggagas Konser & CEO Broadcast Design Indonesia)
-
Indra (Owner BBO)
-
Rena Tabitha (Show Director)
Acara juga dihadiri musisi kenamaan seperti Franky Sihombing, Badai, Ivan Nestorman, Andre Hehanussa, Bobby Febian, hingga Saint Loco.
Menurut Richard Buntario, GIFest bukan hanya konser biasa, tetapi festival gospel internasional yang diakui oleh banyak negara tetangga.
Konsep Festival dan Panggung Spektakuler
GIFest 2025 akan menampilkan 6 hingga 9 panggung megah dengan tata artistik kelas dunia. Setiap artis akan membawakan lagu-lagu gospel terbaik mereka, menciptakan pengalaman musik yang penuh energi dan makna.
“Acara ini bukan ibadah, tetapi perayaan musik gospel yang membawa kebaikan untuk semua orang,” ujar Richard Buntario.
Daftar Artis Internasional yang Akan Tampil
GIFest 2025 menghadirkan 20 artis gospel internasional antara lain:
-
Taya (Hillsong Sydney)
-
New Breed
-
Kirk Franklin
-
Gary Valenciano (Filipina)
-
Lin D (Swedia)
-
Korean Soul
dan masih banyak lagi.
Musisi Indonesia Turut Meriahkan GIFest 2025
Selain artis internasional, puluhan musisi Indonesia juga siap tampil, di antaranya:
-
Franky Sihombing
-
NDC Worship
-
Atmosphere Worship
-
Billy Simpson
-
Andy Ambarita
-
Echa Soemantri
-
UNDVD
-
Worship Project
-
LOJ Project
Festival ini juga akan menghadirkan tribute khusus untuk musisi legendaris Indonesia seperti James F. Sundah, Minggus Tahitoe, Kris Kayhatu, dan Glenn Fredly.
Mengusung Pesan Toleransi dan Persatuan
GIFest 2025 bukan sekadar festival musik, tetapi juga mengusung pesan besar tentang toleransi, persatuan, dan kebersamaan dalam perbedaan.
“Melalui musik gospel, kita bisa mengedukasi masyarakat Indonesia tentang pentingnya toleransi. GIFest adalah bukti bahwa bangsa ini mampu merangkul perbedaan dalam satu harmoni,” tambah Richard Buntario.
Harapan dan Antusiasme Musisi
Musisi neo-tradisi Indonesia asal NTT, Ivan Nestorman, menegaskan bahwa GIFest adalah terobosan luar biasa yang menunjukkan sisi positif bangsa Indonesia.
“Di negara lain mungkin sulit menyelenggarakan festival seperti ini. Justru dari luar negeri banyak yang ingin datang ke Jakarta, baik untuk menonton maupun ikut serta. Inilah kelebihan persatuan Indonesia,” jelas Ivan.
Penutup
Dengan skala internasional, line up artis kelas dunia, dan dukungan penuh dari banyak pihak, Gospel International Festival 2025 di JIEXPO Kemayoran Jakarta akan menjadi ajang musik gospel terbesar dan bersejarah di Asia.
Bagi pecinta musik gospel, ini adalah momen yang tidak boleh dilewatkan.
