Eating Reorder: Bukan Sekadar Diet, Tapi Cara Balik ke Pola Hidup Sehat
Radio Tangerang Heartline FM – Belakangan ini, istilah Eating Reorder mulai sering terdengar di kalangan pegiat hidup sehat. Dalam talkshow Sketsa Keluarga Indonesia bersama Coach Prisilia dan Coach Otria, konsep ini dijelaskan bukan sebagai program diet biasa, tapi sebagai “jalan pulang” untuk mengenali kembali hubungan kita dengan makanan dan tubuh sendiri. Menurut Coach Prisilia, banyak orang yang salah kaprah soal diet—fokus pada pembatasan ekstrem dan hasil cepat, padahal tubuh justru butuh keseimbangan, bukan siksaan.
Berbeda dari diet ketat, Eating Reorder justru mengajarkan kita untuk makan dengan sadar dan teratur. Nggak ada larangan yang bikin stres, tapi ada panduan untuk memahami sinyal tubuh: kapan lapar sungguhan, kapan cuma “ngidam” karena emosi. Coach Otria menambahkan, peserta juga diajak membuat keputusan kecil setiap hari—seperti memilih bahan segar, memperbanyak serat, dan menjaga jam makan—yang perlahan-lahan bisa membentuk kebiasaan baru yang sehat dan berkelanjutan.
Yang menarik, Eating Reorder bisa diikuti semua usia. Anak-anak, remaja, hingga orang tua bisa menerapkannya dengan menyesuaikan kebutuhan masing-masing. Program ini bahkan melibatkan pendampingan mental seperti hipnoterapi ringan untuk membantu mereka yang punya trauma atau kebiasaan buruk terkait makanan. Jadi, yang disembuhkan bukan cuma pola makan, tapi juga cara berpikir tentang diri sendiri.
Kalau dijalankan bersama keluarga, hasilnya malah lebih terasa. Misalnya, sarapan sehat bareng, jalan santai sore hari, atau saling mengingatkan untuk nggak begadang dan jajan berlebihan. Dengan langkah sederhana seperti itu, Eating Reorder membantu siapa pun membangun gaya hidup sehat tanpa drama. Karena pada akhirnya, makan bukan soal membatasi, tapi soal mencintai tubuh dan menghargai hidup yang lebih seimbang.
Ikuti media sosial Radio Heartline FM Tangerang:
