20 October 2026
Daniela Alvaretha Angelia memaparkan pentingnya bijak bermedia sosial lewat kampanye LOOPY di program Sketsa Keluarga Indonesia Heartline FM

Kampanye LOOPY Ajak Masyarakat Bijak Bermedia Sosial demi Menjaga Kesehatan Mental

Radio Tangerang Heartline FM – Kesadaran masyarakat terhadap kesehatan mental di era media sosial menjadi perhatian Daniela Alvaretha Angelia, finalis 12 besar Ambassador of Public Health AMSA Indonesia. Melalui kampanye LOOPY (Limiting Online Overload, Protecting Your Wellbeing), Angel mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menggunakan media sosial secara bijak dan menjaga keseimbangan antara aktivitas digital dengan kehidupan sehari-hari.

Dalam perbincangan di program Sketsa Keluarga Indonesia senin (19/10), Angel menjelaskan bahwa kampanye LOOPY berangkat dari kepeduliannya terhadap kesadaran kesehatan mental di Indonesia yang dinilainya masih perlu ditingkatkan. Menurutnya, pembahasan mengenai kesehatan mental masih dianggap tabu oleh sebagian masyarakat.

Kampanye tersebut bertujuan memberikan edukasi tentang penggunaan media sosial yang sehat, sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kecemasan, pola tidur, dan dampak kebiasaan digital terhadap kesejahteraan psikologis.

Edukasi Kesehatan Mental melalui Kegiatan Online dan Offline

Untuk menjangkau masyarakat lebih luas, kampanye LOOPY dilaksanakan melalui berbagai kegiatan daring dan luring. Kegiatan daring meliputi webinar dan Instagram Live, sedangkan kegiatan luring dilakukan melalui edukasi langsung kepada masyarakat dan pelajar.

Salah satu kegiatan utamanya adalah LOOPY land yang diselenggarakan di Kantor Kelurahan Panunggangan Barat. Kegiatan ini menghadirkan sejumlah aktivitas, mulai dari senam, talk show bersama psikolog, tes kepribadian, hingga lokakarya yang membahas kasus-kasus yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Angel mengatakan, antusiasme peserta menjadi salah satu indikator keberhasilan kampanye tersebut. Webinar yang diselenggarakan diikuti lebih dari 50 peserta, sementara kegiatan LOOPY land dihadiri hampir 30 peserta.

Selain menyasar masyarakat umum, kampanye ini juga menjangkau kalangan pelajar melalui kegiatan roadshow ke UPH College. Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental di tengah tingginya penggunaan media sosial.

Dalam pelaksanaannya, Angel turut berkolaborasi dengan tenaga profesional, termasuk dokter spesialis kesehatan jiwa dan psikolog. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih tepat serta pengalaman edukatif yang bermanfaat bagi peserta.

Mengenali Dampak Penggunaan Media Sosial Berlebihan

Menurut Angel, media sosial memiliki dampak positif sekaligus negatif. Di satu sisi, media sosial dapat memperluas wawasan dan membuka kesempatan untuk mengeksplorasi berbagai hal. Namun, penggunaan yang tidak terkontrol juga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan memengaruhi kesejahteraan mental.

Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah perubahan perilaku, seperti kesulitan bersosialisasi, penggunaan media sosial yang sulit dikendalikan, serta munculnya kecemasan ketika melihat konten tertentu.

Angel juga mengingatkan masyarakat agar lebih peka terhadap perubahan kondisi orang-orang di sekitarnya. Seseorang yang biasanya aktif dan terbuka, misalnya, dapat menjadi lebih pendiam atau menarik diri dari lingkungan sosial.

Dalam menghadapi kondisi tersebut, ia menyarankan agar seseorang mendekati temannya dengan sikap terbuka dan tidak menghakimi.

“Biasanya aku bertanya terlebih dahulu terhadap kondisinya. Misalkan dia terlihat cemas, aku tanya, ‘Kamu kenapa?’ Mungkin ada yang bisa aku bantu,” ujar Angel dalam perbincangan tersebut.

Pendekatan yang empatik dinilai dapat membantu seseorang merasa lebih nyaman untuk bercerita mengenai masalah yang sedang dihadapinya.

Batasi Screen Time dan Pilih Konten Positif

Untuk membangun kebiasaan digital yang lebih sehat, Angel menyarankan masyarakat mulai melakukan perubahan sederhana. Salah satunya dengan mengurangi waktu penggunaan media sosial atau screen time secara bertahap.

Masyarakat juga dapat menyaring konten yang dikonsumsi. Konten yang memicu kecemasan, rasa tidak aman (insecure), atau perasaan negatif dapat dibatasi dengan memanfaatkan fitur mute atau berhenti mengikuti akun tertentu.

Selain itu, waktu yang sebelumnya digunakan untuk bermedia sosial dapat dialihkan ke kegiatan yang lebih bermanfaat, seperti berolahraga, menjalankan hobi, menonton hiburan yang disukai, atau bertemu teman secara langsung.

Angel sendiri mengaku menjaga kesehatan mental dengan melakukan aktivitas yang disenanginya, termasuk berolahraga dan bersosialisasi. Ia juga menerapkan manajemen waktu dengan menyusun jadwal mingguan agar kegiatan akademik, aktivitas kampanye, dan kehidupan sosial dapat berjalan lebih teratur.

Meski demikian, ia mengakui bahwa membagi waktu antara akademik dan kehidupan sosial bukanlah hal mudah. Dalam beberapa situasi, ia bahkan pernah mengorbankan waktu tidur. Pengalaman tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga keseimbangan aktivitas dan waktu istirahat.

Kesehatan Mental Bukan Hal yang Tabu

Melalui kampanye LOOPY, Angel berharap semakin banyak masyarakat memahami pentingnya kesehatan mental dan tidak lagi menganggapnya sebagai topik yang tabu. Ia juga ingin meningkatkan kesadaran generasi muda agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

Menurutnya, upaya menjaga kesehatan mental tidak harus dimulai dengan perubahan besar. Kebiasaan kecil, seperti membatasi waktu layar, memilih konten yang positif, beristirahat cukup, dan meluangkan waktu untuk berinteraksi secara langsung, dapat menjadi langkah awal.

Angel berharap kampanye LOOPY dapat menjangkau lebih banyak orang dan mendorong terbentuknya kebiasaan digital yang lebih sehat, termasuk pola tidur yang lebih baik dan keseimbangan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat, media sosial diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar, berkomunikasi, dan mengembangkan diri tanpa mengabaikan kesehatan mental.

Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=FW05yCba3oQ