20 July 2026
Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi saat memberikan arahan mengenai pemanfaatan AI dalam analisis pasar kerja

Kemnaker Manfaatkan AI untuk Perkuat Analisis Pasar Kerja dan Penyusunan Program Pelatihan

Radio Tangerang Heartline FM – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat langkah dalam menyiapkan tenaga kerja Indonesia agar mampu bersaing di era digital. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengoptimalkan penggunaan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) sebagai pendukung penyusunan kebijakan ketenagakerjaan yang lebih akurat, berbasis data, dan sesuai dengan kebutuhan dunia usaha.

Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, saat membuka webinar bertajuk “AI untuk Analisis Kebutuhan Tenaga Kerja & Perencanaan Pelatihan” pada Jumat (17/7/2026). Menurutnya, perkembangan teknologi digital, khususnya AI, telah membawa perubahan besar terhadap dunia kerja, sistem pembelajaran, hingga proses penyusunan kebijakan publik.

Cris menegaskan bahwa tantangan utama Kemnaker saat ini bukan hanya menyediakan program pelatihan, tetapi memastikan materi pelatihan benar-benar selaras dengan kebutuhan industri yang terus berkembang. Karena itu, pemanfaatan AI dinilai menjadi instrumen penting dalam mendukung proses tersebut.

Peran Kunci Teknologi AI dalam Sektor Ketenagakerjaan

Ia menjelaskan, teknologi AI dapat dimanfaatkan untuk:

  • Memetakan kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor secara lebih cepat

  • Mengidentifikasi kesenjangan kompetensi yang perlu segera dipenuhi

  • Menyusun program pelatihan yang adaptif terhadap perkembangan industri global

  • Mendukung pengambilan kebijakan berdasarkan data dan fakta, bukan semata-mata asumsi

Sumber Daya Manusia Sebagai Kunci Utama Transformasi

Meski demikian, Cris menekankan bahwa keberhasilan transformasi digital tidak hanya bergantung pada teknologi. Menurutnya, kesiapan sumber daya manusia tetap menjadi faktor utama. Aparatur pemerintah maupun tenaga kerja perlu memiliki kemampuan beradaptasi dan kemauan untuk terus meningkatkan kompetensi melalui pembelajaran berkelanjutan.

Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan menjadikan AI sebagai mitra strategis dalam:

  • Meningkatkan kualitas pelayanan publik

  • Memperkuat efektivitas organisasi

  • Meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia di tingkat global

Potensi Angkatan Kerja dan Harapan Ke Depan

Cris juga meyakini Indonesia memiliki peluang besar untuk melakukan lompatan dalam pembangunan sektor ketenagakerjaan. Potensi jumlah angkatan kerja yang besar, semangat gotong royong, serta budaya belajar yang semakin terbuka terhadap teknologi digital dinilai menjadi modal penting untuk dipadukan dengan pemanfaatan AI.

Melalui penyelenggaraan webinar tersebut, Kemnaker berharap tercipta ruang diskusi yang produktif guna memperkaya gagasan sekaligus memperkuat kolaborasi dalam membangun ekosistem pengembangan sumber daya manusia yang modern, inklusif, dan berbasis data demi mendukung kemajuan Indonesia.

Foto : Dok.Biro Humas Kemnaker

Ikuti media sosial Radio Heartline FM Tangerang: