19 May 2025
Kerusuhan Pecah di Lampung Tengah, 3 Bangunan-15 Kendaraan Dibakar Massa

Kerusuhan Pecah di Lampung Tengah, 3 Bangunan-15 Kendaraan Dibakar Massa

Radio Lampung Heartline FM – Sebanyak 3 bangunan dan 15 kendaraan dibakar serta dibakar massa dalam kerusuhan yang terjadi di Kabupaten Lampung Tengah, Lampung, Sabtu 17 Mei 2025.

Kerusuhan tersebut pecah setelah tewasnya seorang warga yang dibunuh oleh sepupu lurah setempat.

Kepala Bidang Humas Polda Lampung Kombes Pol. Yuni Iswandari menjelaskan bahwa insiden bermula dari perkelahian antara dua warga berinisial S (50) dan D (42) di pasar setempat. Dalam insiden tersebut, S meninggal dunia akibat luka tusukan yang dilakukan oleh D.

“Peristiwa ini memicu kemarahan pihak keluarga korban dan warga yang tidak terima atas kejadian tersebut. Meski pelaku telah diamankan oleh kepolisian, sekelompok massa tetap mencari keberadaan D,” ujar Yuni, Minggu (18/5).

Karena tak menemukan pelaku, massa yang emosi melampiaskan amarah dengan merusak dan membakar rumah Lurah setempat. Tercatat dua rumah ludes terbakar, satu ruko dirusak, serta beberapa kendaraan roda dua dan empat ikut dibakar.

Berdasarkan data Polres Lampung Tengah, tercatat 2 rumah, 1 ruko dibakar massa. Kemudian 4 sepeda motor dibakar dan 1 unit lainnya dirusak. Selanjutnya sebanyak 3 mobil dibakar, 5 mobil dirusak dan 2 mobil dimasukkan ke dalam kolam.

“Rumah dan ruko serta puluhan kendaraan tersebut adalah milik lurah setempat yang dirusak oleh massa,” ujar Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, Minggu (18/5/2025).

Yuni mengungkapkan, hingga kemarin sore, kondisi kerusuhan sudah mereda setelah pihak kepolisian dan TNI mengajak massa untuk berdiskusi. “Alhamdulillah sejak kemarin sudah mereda, namun memang hingga tadi malam tim gabungan dari TNI-Polri masih melakukan penjagaan,” ucapnya.

Kendati kondisi sudah kondusif, Yuni mengimbau masyarakat untuk tetap menahan diri untuk tidak terpancing isu-isu yang sengaja disebar untuk memperkeruh keadaan.

“Untuk seluruh lapisan masyarakat untuk tetap tenang agar tidak melakukan hal-hal yang kontra produktif yang dapat mengacaukan stabilitas Kamtibmas. Kami pastikan penanganan hukum untuk pelaku akan dilakukan sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” pungkasnya.

Meski situasi di Kampung Gunung Agung, Kecamatan Terusan Nyunyai, Lampung Tengah mulai berangsur kondusif, aparat gabungan dari TNI dan Polri masih disiagakan guna menjaga keamanan pasca-kerusuhan.

Ikuti media sosial Radio Heartline FM Tangerang: