26 May 2025
Longsor Jalur Samarinda-Balikpapan Km 28, 21 Rumah Terdampak

Longsor Jalur Samarinda-Balikpapan Km 28, 21 Rumah Terdampak

Radio Samarinda Heartline FMKutai Kartanegara – Bencana tanah longsor yang terjadi di Jalan Soekarno-Hatta Kilometer 28, Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, menyebabkan kerusakan parah pada permukiman warga dan jalur strategis poros Samarinda–Balikpapan.

21 Rumah Rusak, 88 Jiwa Terdampak

Menurut Kepala Desa Batuah, Abdul Rasyid, sebanyak 21 rumah terdampak akibat pergerakan tanah yang terus terjadi. Dari data sementara, bencana ini telah memengaruhi 28 Kepala Keluarga (KK) dengan total 88 jiwa.

“Jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah mengingat pergerakan tanah masih terjadi di lokasi,” ujarnya di Samarinda.

Jalan Nasional Amblas, Akses Terbatas

Longsor yang terjadi sejak Kamis (15/5/2025) tidak hanya menghantam rumah warga, tetapi juga menyebabkan amblesnya infrastruktur jalan nasional di lokasi tersebut. Akibatnya, jalur vital penghubung antara Samarinda dan Balikpapan mengalami gangguan serius.

Longsor Jalur Samarinda-Balikpapan Km 28, 21 Rumah Terdampak

Longsor Jalur Samarinda-Balikpapan Km 28, 21 Rumah Terdampak

Saat ini, akses jalan hanya bisa dilalui satu arah, meskipun lalu lintas terpantau lancar dengan pengaturan dan pengamanan dari pihak terkait.

Penanganan Darurat oleh BBPJN Kalimantan Timur

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur langsung bergerak cepat melakukan penanganan darurat untuk memulihkan akses jalan poros Samarinda–Balikpapan. Penanganan awal mencakup:

  • Penguatan tebing dengan cerocok

  • Pemasangan rambu lalu lintas

  • Normalisasi filtrasi rembesan air menggunakan bak kontrol dan pipa

“Ini penanganan sementara. Kami juga masih menunggu dokumen kebencanaan dari Bupati Kutai Kartanegara untuk tindak lanjut lebih permanen,” ujar Kepala Bagian Umum dan Tata Usaha BBPJN Kaltim, Budi Faizal.

BBPJN menyebut bahwa penanganan permanen kemungkinan akan melibatkan alih trase jalan, namun masih menunggu pemindahan tiang listrik oleh PLN.

Kendala Penanganan dan Permintaan Warga

Proses penanganan menghadapi beberapa kendala teknis, salah satunya adalah permintaan dari warga terdampak untuk mengakses rumah yang roboh demi menyelamatkan barang-barang mereka.

“Kalau tiang listrik sudah dipindah, kita bisa relokasi sehingga bisa masuk jadi dua jalur,” tambah Budi.

Bantuan Logistik untuk Korban Longsor

Sementara itu, Dinas Sosial Kalimantan Timur (Dinsos Kaltim) telah menyalurkan bantuan logistik kepada para korban melalui koordinasi dengan Dinsos Kabupaten Kutai Kartanegara.

“Logistik ini sudah kami siapkan sebelumnya di setiap kabupaten sebagai bentuk kesiapsiagaan bencana,” kata Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Kaltim, Achmad Rasyidi.

Ikuti media sosial Radio Heartline FM Tangerang: