Sensasi Asia Berpadu Sentuhan Nusantara di Swiss-Belresidences Kalibata
Radio Tangerang Heartline FM – Kawasan Jakarta Selatan tidak pernah kehabisan daya pikat dalam urusan tren kuliner dan ruang komunal warga urban. Menjawab kebutuhan masyarakat Jabodetabek yang semakin selektif mencari ruang interaksi sosial pasca-kerja maupun tempat berkumpulnya keluarga, industri hospitality terus berbenah dengan menghadirkan inovasi yang segar.
Salah satu terobosan terbaru datang dari Swiss-Belresidences Kalibata yang secara resmi memperkenalkan LUME, sebuah destinasi kuliner berkonsep Asian Fusion Dining. Langkah ini dinilai strategis mengingat posisinya yang berada di koridor sibuk Jakarta Selatan, sebuah kawasan yang menjadi titik temu kaum profesional muda dari wilayah Tangerang, Bekasi, hingga Depok.
Menjembatani Lidah Lokal dalam Balutan Modernitas
Konsep Asian Fusion yang diusung oleh LUME bukanlah sekadar mencampuradukkan bahan makanan. Dari kacamata redaksi, ini merupakan upaya merawat identitas kuliner Nusantara agar tetap relevan di tengah gempuran tren makanan internasional yang diadopsi oleh masyarakat urban Jabodetabek.
Chef Otong, selaku Executive Chef Swiss-Belresidences Kalibata, menekankan bahwa eksplorasi budaya kuliner Asia ini dilakukan tanpa menanggalkan kekuatan rasa autentik lokal.
“Kami ingin menghadirkan menu yang mampu mempertemukan cita rasa Asia dan Indonesia dalam satu pengalaman bersantap. Setiap hidangan dikembangkan dengan tetap menghormati karakter aslinya, kemudian diperkaya melalui teknik penyajian dan sentuhan modern,” ujar Chef Otong.
Beberapa menu andalan yang diproyeksikan menjadi daya tarik utama antara lain Balinese Tuna Tataki Sambal Matah, sebuah perkawinan kuliner Jepang-Bali yang segar, serta Laksa Ramen dan Korean BBQ Short Rib. Tidak ketinggalan, hidangan penutup seperti Durian Mousse Parfait dihadirkan untuk memanjakan pencinta buah lokal dengan presentasi kelas atas.
Lebih dari Sekadar Restoran dan Ruang Ketiga bagi Warga Jabodetabek
Bagi wilayah penyangga seperti Tangerang dan Banten, akses menuju Jakarta Selatan sering kali dimanfaatkan untuk mencari suasana baru di akhir pekan atau setelah jam kantor. Kehadiran ruang-ruang komunal yang nyaman menjadi esensial.
General Manager Swiss-Belresidences Kalibata, Roni Martadinata, menjelaskan bahwa LUME dirancang untuk merespons ekspektasi pasar yang terus berkembang. Restoran hotel kini tidak lagi dipandang eksklusif hanya untuk tamu yang menginap, melainkan telah bergeser fungsi menjadi destinasi sosial (lifestyle destination) bagi publik luas.
“Industri hospitality terus berkembang, begitu pula dengan ekspektasi para tamu. LUME, kami ingin menghadirkan lebih dari sekadar tempat untuk menikmati hidangan. Kami ingin menciptakan sebuah destinasi yang menawarkan pengalaman bersantap yang hangat, nyaman, dan mampu menghadirkan momen kebersamaan,” ungkap Roni.
Untuk mendukung suasana santai tersebut, restoran ini juga menyediakan kreasi minuman modern seperti Lychee Yakult Fizz, Yuzu Sparkling Lemonade, hingga Matcha Espresso Fusion yang sangat cocok dengan selera generasi muda saat ini.
Komitmen Hijau di Tengah Kota
Di sisi lain, kehadiran destinasi kuliner baru ini juga memperkuat posisi Swiss-Belresidences Kalibata yang selama ini dikenal memegang teguh konsep green living hotel melalui penyediaan ruang terbuka hijau di tengah padatnya kota Jakarta. Kombinasi antara kenyamanan fasilitas bintang empat, komitmen konservasi lingkungan, dan inovasi kuliner diharapkan mampu menjadikannya magnet baru bagi kegiatan korporasi maupun edukasi masyarakat lintas wilayah, termasuk dari kawasan Tangerang dan Banten.
Bagi masyarakat yang ingin merasakan langsung pengalaman kuliner fusion ini, LUME terletak di lantai satu Swiss-Belresidences Kalibata, Jalan Kalibata Raya No. 22, Jakarta Selatan. (JP)
Ikuti media sosial Radio Heartline FM Tangerang:

