Menghadapi Duka dan Kehilangan: Langkah Pulih dan Berdamai dengan Kenyataan
Radio Tangerang Heartline FM – Kehilangan adalah bagian dari kehidupan yang tidak bisa dihindari. Tak hanya karena kematian, kehilangan juga bisa muncul dalam bentuk lain—seperti putus hubungan, kehilangan pekerjaan, kesehatan, atau rasa percaya diri. Menurut dr. Yeni Siti Yenti Sinambela, Sp.KJ dari PDSKJI, duka (grief) adalah reaksi emosional yang muncul ketika seseorang kehilangan sesuatu yang bermakna dalam hidupnya. Dalam konteks mental health, memahami proses ini penting agar seseorang tidak terjebak dalam kesedihan yang berlarut-larut dan tahu kapan perlu mencari dukungan emosional.
Proses berduka umumnya melewati beberapa tahap, mulai dari penyangkalan, kemarahan, tawar-menawar, kesedihan mendalam, hingga penerimaan. Namun, tahapan ini tidak selalu berjalan berurutan—kadang seseorang bisa kembali merasa sedih setelah sempat menerima kenyataan. “Itu wajar, karena proses penyembuhan tidak selalu lurus,” jelas dr. Bella. Yang terpenting, seseorang tetap bisa menjaga keseimbangan antara emosi dan aktivitas sehari-hari, serta tidak ragu mencari bantuan profesional bila duka mulai mengganggu kesehatan mentalnya.
Duka juga dapat dialami anak-anak, meski sering kali mereka tidak tahu cara mengungkapkannya. Anak bisa menjadi pendiam, marah, atau bahkan trauma. Pendampingan yang penuh empati sangat dibutuhkan, misalnya lewat bermain, menggambar, atau bercerita. Bagi orang dewasa, penting untuk tetap mengasihi diri sendiri di tengah kesedihan—dengan tidur cukup, makan teratur, dan memberi waktu bagi diri untuk pulih tanpa tekanan untuk segera “move on”.
“Pulih dari duka bukan berarti melupakan,” tutur dr. Bella. “Tapi belajar hidup berdampingan dengan kenangan.” Dari setiap kehilangan, selalu ada ruang untuk menemukan makna baru dan menjadi pribadi yang lebih kuat.
Melalui program Sketsa Keluarga Indonesia di Radio Heartline, para pendengar diajak untuk memahami bahwa dukungan emosional, keluarga, dan keimanan adalah kunci utama dalam proses pemulihan dan menjaga kesehatan mental di tengah duka.
Ikuti media sosial Radio Heartline FM Tangerang:
