23 May 2025
Launching Desa Perkasa Pertama Di Desa Tulusrejo

OJK Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan TPAKD di Lampung Timur: Launching Desa Perkasa Pertama di Desa Tulusrejo

Radio Lampung Heartline FMLampung Timur – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) secara resmi meluncurkan Program “Desa Perkasa” (Perekonomian Kuat Masyarakat Sejahtera) di Desa Tulusrejo, Kecamatan Pekalongan, Kabupaten Lampung Timur. Program ini merupakan langkah strategis dalam mempercepat inklusi dan literasi keuangan di wilayah pedesaan.

Hadirnya Tokoh-Tokoh Penting dalam Peluncuran Desa Perkasa

Peluncuran program ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain:

  • Bupati Lampung Timur, Ibu Ela Siti Nuryamah

  • Perwakilan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Rinvayanti, Kepala Biro Perekonomian

  • Kepala OJK Provinsi Lampung, Bapak Otto Fitriandy

  • Kepala BPS Provinsi Lampung, Bapak Ahmadriswan Nasution

  • Perwakilan Bank Indonesia, serta pimpinan industri jasa keuangan lainnya

Tujuan Program Desa Perkasa

Desa Perkasa merupakan inisiatif OJK untuk membangun Desa Inklusi Keuangan, yang bertujuan memberikan:

  • Literasi keuangan kepada masyarakat desa

  • Akses terhadap produk dan layanan keuangan formal

  • Peningkatan kesejahteraan melalui optimalisasi potensi ekonomi lokal

  • Penguatan ekosistem usaha berbasis desa

Integrasi Program Unggulan dari Berbagai Lembaga

Program ini menjadi payung integrasi dari berbagai program pengembangan desa, seperti:

  • Desa Inklusi Keuangan (OJK)

  • Desa Wisata Digital (Bank Indonesia)

  • Desa Cantik (Badan Pusat Statistik)

  • Desa Brilian (BRI)

  • Smart Village (Bank Lampung)

  • Desaku Maju (Pemda/Dinas PMDT)

  • Desa Investor Saham (Bursa Efek Indonesia)

Desa Tulusrejo Menjadi Desa Inklusi Keuangan Pertama di Lampung Timur

Kepala OJK Provinsi Lampung, Otto Fitriandy, menegaskan bahwa Desa Tulusrejo menjadi desa inklusi keuangan pertama di Kabupaten Lampung Timur, menjadikan total desa inklusi di Provinsi Lampung menjadi 17 desa di enam kabupaten/kota. Program ini sejalan dengan semangat “Desa Makmur Perkasa” yang mengusung nilai: Maju, Aman, Kolaboratif, Mandiri, Unggul, dan Religius.

Apresiasi dari Pemerintah Daerah

Bupati Lampung Timur, Ibu Ela Siti Nuryamah, menyampaikan apresiasi terhadap sinergi lintas sektor yang mendorong percepatan akses keuangan. Ia berharap Desa Tulusrejo dapat menjadi model pengembangan desa mandiri dan inklusif di Lampung.

Kegiatan Literasi dan Inklusi Keuangan Melalui Program EPIKS

Dalam rangkaian acara peluncuran, diselenggarakan kegiatan EPIKS (Ekosistem Pusat Inklusif Keuangan Syariah) yang meliputi:

  • Edukasi keuangan kepada santri dan masyarakat

  • Pemberian asuransi dari Asuransi Astra

  • Pembukaan rekening saham oleh Bursa Efek Indonesia

  • Pembukaan rekening SimPel (Simpanan Pelajar) oleh BPRS Lampung Timur

Kegiatan ini menyasar Pondok Pesantren Minhajut Thullab 2 Pekalongan dan masyarakat sekitar, serta ditandai dengan penandatanganan Komitmen Bersama Pemerintah Desa Tulusrejo.

Edukasi Keuangan dan Pencegahan Praktik Ilegal

Masyarakat juga diberikan edukasi untuk menghindari investasi ilegal, pinjaman online ilegal, dan judi online, serta diarahkan untuk memanfaatkan layanan keuangan formal yang aman dan sesuai kebutuhan.

Penutup: Kolaborasi untuk Desa yang Mandiri dan Inklusif

Kegiatan ditutup dengan penyerahan plakat dari OJK kepada Perangkat Desa Tulusrejo. Harapannya, semangat kolaboratif antar lembaga terus terjalin dalam mendorong pembangunan desa yang mandiri, inklusif, dan berdaya secara ekonomi melalui akses keuangan yang luas dan berkelanjutan.

Ikuti media sosial Radio Heartline FM Tangerang: