Pelantikan Pengurus PEWARNA Indonesia Pengda Banten di Gedung DPRD Tangsel
Radio Tangerang Heartline FM – Tangerang Selatan, 4 Oktober 2025 — Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (PEWARNA Indonesia) melantik pengurus daerah Banten di Gedung DPRD Kota Tangerang Selatan. Acara diawali dengan menyanyikan beberapa lagu rohani yang dipimpin Le Satriadi, kemudian mendengar renungan singkat dari Ketua Umum PGIW Banten Pdt Benny Halim serta doa penutup dari Pdt Philip S Buulolo.
Acara dilanjutkan dengan mendengarkan sambutan dari Ketua Umum PEWARNA Indonesia, Yusuf Mujiono, dan dalam sambutannya Ketua Umum mengingatkan agar wartawan tidak berorientasi pada uang dalam menjalankan profesinya.
“Negara bisa rusak karena uang. Wartawan Nasrani harus memberi warna yang berbeda dengan menunjukkan integritas dan menyatakan kalau Tuhan itu hidup,” tegasnya.

Yusuf juga mendorong agar PEWARNA Indonesia Provinsi Banten perlu aktif mengadakan seminar dan diskusi sebagai wadah pengembangan diri profesi wartawan.
Sementara itu, Alexander Prabu, Ketua Fraksi PSI DPRD Tangerang selatan, dalam sambutannya menyambut baik penggunaan gedung DPRD untuk kegiatan PEWARNA Indonesia.
“Kami senang DPRD Tangsel bisa digunakan untuk kegiatan positif seperti ini. Wartawan menghadapi tantangan besar di era media sosial, namun harus tetap menyampaikan berita yang benar sesuai etika jurnalistik, bukan hoaks,” ujarnya.
Dia juga menambahkan pentingnya kesetiaan, transparansi, serta meneladani Yesus Kristus sebagai pemimpin tertinggi yang menjadi panutan dalam memberitakan kebenaran.
Acara semakin hangat dengan dilanjutkan ke Forum Group Discussion (FGD) bertema “Kreativitas Jurnalis Sesuai Kode Etik” dengan narasumber Johannes (FKUB), Alexander Purba (anggota DPRD Tangsel), dan Pdt. Benny Halim, M.Th, yang dimoderatori oleh Philip S Bulolo.
Dalam diskusi itu, para pembicara menekankan pentingnya wartawan Nasrani menjaga akurasi, independensi, dan tidak menerima suap.
Pdt. Benny Halim menyebut jurnalis harus lebih dari sekadar peliput berita. “Jurnalis harus kreatif menggugah, menyentuh, menginspirasi & memotivasi. Berita bukan untuk memprovokasi,” ujarnya.
Sedangkan Johannes dari FKUB menegaskan “Ada kode etik untuk wartawan, dan wartawan Nasrani juga harus mengacu pada ajaran Tuhan Yesus.”
Seluruh rangkaian kegiatan ini ditutup dengan pelantikan Pengurus PEWARNA Indonesia Provinsi Banten yang dipimpin langsung oleh Yusuf Mujiono selaku Ketua Umum PEWARNA Indonesia.
Setiap pengurus yang hadir mengucapkan janji untuk setia berkarya bagi Tuhan dan Negara.
Dalam susunan kepengurusan, Dr. Philips S. Bulolo dipercaya sebagai Ketua, didampingi oleh Sekretaris Daerah Bintang Tampubolon, serta seluruh jajaran pengurus yang siap melayani dan berkarya nyata melalui dunia jurnalistik.
Pelantikan ini menjadi momentum memperkuat semangat profesionalisme dan panggilan iman wartawan Nasrani untuk membawa terang dan kebenaran di tengah masyarakat.
Ikuti media sosial Radio Heartline FM Tangerang:


