Dari Anak Penjual Kue hingga Dipercaya Menjadi Ketua BPD GBI DKI Jakarta
Radio Tangerang Heartline FM – Kesuksesan sering kali hanya dilihat dari hasil akhirnya. Namun di balik setiap pencapaian, selalu ada perjalanan panjang yang penuh perjuangan. Hal itulah yang tergambar dari kisah hidup Pdt. Kiky Tjahjadi, M.Th (Gembala GBI Ruko Graha Niaga & Ketua BPD GBI DKI Jakarta) yang menjadi narasumber dalam program Bangkit dari Keterpurukan (BDK) di Heartline Radio.
Lahir dari keluarga sederhana, ia tumbuh sebagai anak penjual kue yang sejak kecil menyaksikan ibunya bekerja keras membuat kue secara manual demi memenuhi kebutuhan keluarga. Bahkan, di masa sulit, ia pernah menikmati makan nasi hanya dengan kecap. Namun semua pengalaman itu justru membentuk karakter yang gigih, tekun, dan tidak mudah menyerah.
Perjalanan Iman dan Panggilan Pelayanan
Sejak duduk di kelas dua SD, kehidupan rohaninya mulai berubah ketika seorang teman mengajaknya mengikuti Sekolah Minggu. Dari sanalah ia mengenal Tuhan Yesus secara pribadi hingga akhirnya mengambil keputusan dibaptis pada tahun 1977. Pengalaman mengalami “cinta mula-mula” kepada Tuhan membuatnya semakin aktif melayani, mulai dari:
-
Pembina remaja
-
Ketua pemuda
-
Menggembalakan jemaat
Meski sempat berusaha menghindari panggilan Tuhan karena ingin tetap bekerja, Tuhan terus mengingatkannya melalui berbagai peristiwa, termasuk saat mengalami sakit dan pergumulan ekonomi. Akhirnya pada tahun 1994, ia memutuskan menjadi hamba Tuhan penuh waktu setelah melihat penyertaan Tuhan yang nyata dalam kehidupannya.
Menghadapi Proses dan Memegang Kesetiaan
Perjalanan pelayanan yang dijalani tidak selalu mudah. Pdt. Kiky mengaku pernah menghadapi penolakan, benturan dalam pelayanan, bahkan dikucilkan oleh orang-orang yang sebelumnya dekat dengannya. Namun ia memilih untuk tidak membalas, melainkan belajar “diam di bawah kaki Tuhan”, menjaga hati, menjaga mulut, dan membawa setiap pergumulan dalam doa.
Baginya, prinsip yang selalu dipegang berasal dari Lukas 16:10, bahwa kesetiaan dalam perkara kecil akan membawa seseorang dipercaya dalam perkara yang lebih besar. Prinsip inilah yang mengantarkannya melalui berbagai proses kepemimpinan hingga akhirnya dipercaya menjadi Ketua BPD GBI DKI Jakarta.
Tetap Rendah Hati dan Menyerahkan Hasil Kepada Tuhan
Meski kini memimpin organisasi gereja yang besar, Pdt. Kiky menegaskan bahwa jabatan bukan alasan untuk menjadi sombong. Ia terus mengingat firman Tuhan dalam 1 Petrus 5:6, “Rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya.”
Menurutnya, keberhasilan hanya dapat dijalani dengan kerendahan hati, ketekunan, serta ketergantungan penuh kepada Tuhan. Kepada siapa pun yang sedang mengalami keterpurukan ekonomi, kegagalan, atau kehilangan harapan, ia berpesan agar tetap berjuang, melakukan bagian yang menjadi tanggung jawabnya, dan menyerahkan hasilnya kepada Tuhan. Sebab, seperti kalimat yang selalu dipegangnya sepanjang hidup:
“Bagi Allah tidak ada yang mustahil.”
Foto : SS Heartline Network
