Allah Itu Kasih: Belajar Mengalami Kasih Tuhan Secara Nyata dalam Kehidupan
Radio Tangerang Heartline FM – Dalam program “Firman dalam Pujian”, Timo ardante bersama Pastor Jonathan Prawira mengajak para pendengar untuk kembali merenungkan makna kasih Tuhan melalui lagu berjudul “Allah Itu Kasih”. Lagu ini bukan hanya sekadar pujian, tetapi sebuah pengingat bahwa kasih Allah harus benar-benar dialami dalam kehidupan sehari-hari.
Pastor Jonathan menjelaskan bahwa banyak orang mungkin sudah mengetahui bahwa Allah adalah kasih, tetapi pertanyaan yang lebih penting adalah: apakah kita benar-benar sudah mengalami dan merasakan kasih Tuhan tersebut?
“Yang penting bukan hanya tahu tentang kasih Tuhan, tetapi apakah kita sudah mengalami dan merasakan kasih-Nya,” ungkap Pastor Jonathan.
Menurutnya, kasih Tuhan bukan hanya sebuah teori atau slogan rohani. Kasih Allah nyata melalui setiap tindakan-Nya terhadap manusia. Apa pun yang Tuhan pikirkan dan lakukan terhadap kita berasal dari kasih-Nya.
Kasih Tuhan Tidak Bergantung pada Jawaban Doa
Sering kali manusia merasa dikasihi Tuhan ketika doa-doanya dijawab sesuai harapan. Namun ketika doa belum mendapatkan jawaban, muncul pertanyaan apakah Tuhan masih mengasihi dirinya.
Pastor Jonathan mengingatkan bahwa kebaikan Tuhan tidak berubah hanya karena keadaan yang sedang dialami seseorang.
“Tuhan tetap baik meskipun doa kita belum dijawab. Kasih Tuhan tidak bergantung pada apakah semua keinginan kita terpenuhi,” jelasnya.
Kasih Allah bukan seperti transaksi, melainkan sebuah hubungan. Tuhan mengasihi manusia bukan karena manusia sempurna, tetapi karena karakter Tuhan sendiri adalah kasih.
Bukti Terbesar Kasih Allah Adalah Yesus
Ketika ditanya tentang bukti bahwa Allah mengasihi manusia, Pastor Jonathan menegaskan bahwa bukti terbesar terlihat dari pribadi Yesus Kristus.
Yesus sebenarnya tidak harus datang ke dunia, menderita, dan memberikan hidup-Nya bagi manusia. Namun Ia memilih melakukannya karena kasih.
“Dia tidak perlu melakukan itu, tetapi Dia mau melakukan karena Dia mengasihi kita,” katanya.
Melalui pengorbanan Yesus, manusia dapat melihat bahwa kasih Allah bukan hanya perkataan, tetapi tindakan nyata.
Mengapa Banyak Orang Sulit Merasakan Kasih Tuhan?
Dalam pembahasannya, Pastor Jonathan memberikan gambaran tentang air bersih yang mengalir melalui pipa. Air tersebut tetap bersih, tetapi ketika melewati saluran yang berkarat dan kotor, air yang keluar menjadi tercemar.
Demikian juga dengan hati manusia. Kasih Tuhan tetap mengalir, tetapi hati yang dipenuhi luka, kepahitan, kekecewaan, dan penolakan dapat membuat seseorang sulit merasakan kasih tersebut.
“Kasih Tuhan tetap ada, tetapi sering kali masalahnya ada pada hati kita yang sudah tercemar oleh berbagai hal,” jelasnya.
Salah satu hal yang dapat merusak pandangan manusia terhadap kasih Tuhan adalah benih ofensif, yaitu pikiran-pikiran negatif yang membuat seseorang meragukan kebaikan Tuhan.
Belajar Melihat Yesus, Bukan Hanya Masalah
Pastor Jonathan mengingatkan bahwa ketika menghadapi masalah, manusia sering kali lebih fokus pada keadaan daripada melihat pribadi Tuhan.
Ia mengambil contoh kehidupan Yesus yang tetap menunjukkan kasih meskipun mengalami penolakan, pengkhianatan, dan penderitaan.
Bahkan ketika Petrus menyangkal Yesus, Yesus tidak meninggalkan Petrus. Sebaliknya, Yesus tetap mencari dan memulihkan Petrus.
Hal tersebut menunjukkan bahwa kasih Yesus tidak berubah meskipun manusia mengalami kegagalan.
Mengenal Yesus Saat Membaca Alkitab
Salah satu kunci untuk mengalami kasih Tuhan adalah dengan membaca Alkitab bukan hanya untuk mencari aturan atau perintah, tetapi untuk menemukan pribadi Yesus.
Pastor Jonathan mengatakan bahwa banyak orang merasa perintah Tuhan berat karena hanya melihat aturan, bukan melihat hati Tuhan di balik perintah tersebut.
“Ketika membaca Alkitab, jangan hanya mencari perintahnya, tetapi carilah Yesusnya. Lihat bagaimana kasih-Nya bekerja,” ujarnya.
Seperti seorang anak yang awalnya tidak memahami alasan orang tua melarang sesuatu, tetapi setelah dewasa ia mengerti bahwa larangan tersebut diberikan karena kasih.
Demikian juga dengan Tuhan. Setiap perintah-Nya memiliki tujuan untuk membawa manusia kepada kehidupan yang lebih baik.
Kasih Yesus Memberikan Kekuatan untuk Mengampuni
Kasih Tuhan juga memampukan seseorang untuk mengampuni.
Pastor Jonathan mencontohkan bahwa manusia bisa saja terluka karena perlakuan orang lain, tetapi ketika seseorang menyadari bahwa dirinya sudah terlebih dahulu dikasihi Tuhan, ia memiliki kekuatan untuk tidak membalas kejahatan dengan kejahatan.
“Jangan melihat wajah orang yang menyakiti kita, tetapi lihat wajah Yesus yang mengasihi kita,” pesannya.
Kasih Yesus memberikan kemampuan untuk tetap memiliki hati yang lembut di tengah dunia yang penuh dengan konflik dan kepahitan.
Mengalami Kasih Tuhan dan Membagikannya
Melalui lagu “Allah Itu Kasih”, Pastor Jonathan mengajak setiap pendengar untuk tidak berhenti hanya pada pengetahuan bahwa Allah mengasihi manusia, tetapi masuk lebih dalam lagi untuk mengalami kasih tersebut.
Ketika seseorang benar-benar mengalami kasih Tuhan, hidupnya akan berubah. Ia tidak mudah kecewa, tidak mudah pahit hati, dan mampu membagikan kasih kepada orang lain.
Karena kasih Tuhan bukan sekadar perasaan, tetapi kekuatan yang memampukan seseorang menjalani kehidupan.
Di akhir acara, Pastor Jonathan mendoakan agar setiap pendengar mengalami kasih Yesus secara nyata dalam setiap aspek kehidupan.
Ikuti media sosial Radio Heartline FM Tangerang:“Kiranya setiap kali membaca Firman Tuhan, kita menemukan bahwa Yesus benar-benar mengasihi kita. Tidak ada satu pun benih negatif yang dapat melemahkan kita, karena kita tahu bahwa hidup kita dipertahankan oleh kasih Tuhan,” tutupnya.
