ENONI KERISO Tangerang Raya Dorong Persatuan Lintas Gereja untuk Hadirkan Dampak bagi Masyarakat
Radio Tangerang Heartline FM — Semangat persatuan dan kolaborasi lintas denominasi terus didorong oleh komunitas pendeta dan hamba Tuhan asal Kepulauan Nias yang berdomisili di Tangerang Raya. Melalui ENONI KERISO Tangerang Raya, para pelayan Tuhan berkomitmen membangun kebersamaan sekaligus memberikan kontribusi positif bagi gereja dan masyarakat.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui persekutuan rutin yang digelar di Gereja ONKP Tangerang. Kegiatan ini diikuti sekitar 50 pendeta dan hamba Tuhan dari berbagai denominasi gereja. Tidak hanya menjadi kesempatan untuk beribadah bersama, persekutuan tersebut juga menjadi ruang untuk memperkuat relasi dan membicarakan berbagai langkah kolaborasi pelayanan. Salah satu pesan utama yang diangkat adalah pentingnya membangun jembatan, bukan tembok, dalam hubungan antarpelayan dan antargereja.
Rangkaian kegiatan diawali oleh MC, Ps. Fatilia Waruwu, S.Th., kemudian dilanjutkan dengan ibadah yang dipimpin Pdt. Juliasti Daeli, S.Th. sebagai pemimpin pujian.
Sementara itu, khotbah disampaikan oleh Pdt. Bedali Hulu, M.Th. Dalam penyampaiannya, ia menekankan bahwa perbedaan tidak seharusnya menjadi alasan untuk terjadinya perpecahan, melainkan menjadi bagian yang dapat memperkaya kebersamaan.
“ENONI KERISO akan berdampak ketika bersatu. Untuk bersatu, kita harus membangun jembatan dan hubungan, bukan tembok atau penghalang. Jangan merasa diri paling pintar atau paling hebat dibandingkan yang lain. Kita perlu menerima perbedaan dan menyadari bahwa kita saling membutuhkan.”
Membuka Ruang Dialog dan Kolaborasi
Semangat kebersamaan kemudian dilanjutkan melalui sesi diskusi yang dipimpin oleh Pdt. Dr. Philip S. Buulolo, M.Th. Para peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk membahas berbagai hal yang selama ini dapat menjadi “tembok” atau hambatan dalam membangun kebersamaan. Mereka juga menyampaikan gagasan, masukan, serta harapan untuk membangun “jembatan” yang dapat memperkuat perkembangan komunitas ENONI KERISO Tangerang Raya.
Diskusi tersebut menjadi kesempatan bagi para pendeta dan hamba Tuhan untuk saling mendengarkan serta melihat peluang kerja sama yang dapat dikembangkan ke depan, khususnya dalam pelayanan lintas gereja dan denominasi.
Bersatu untuk Memberikan Dampak
Dalam arahan penutup, Pdt. Elikasih Ndruru, S.Th., kembali mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di antara para anggota ENONI KERISO Tangerang Raya. Melalui persekutuan tersebut, ENONI KERISO Tangerang Raya diharapkan dapat menjadi wadah yang semakin mempererat persaudaraan para pendeta dan hamba Tuhan asal Kepulauan Nias yang berada di Tangerang Raya.
Selain memperkuat hubungan persaudaraan, komunitas ini juga diharapkan mampu mendorong sinergi lintas denominasi sehingga pelayanan gereja dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa syafaat yang dipimpin Pdt. Sulozisokhi Laia, M.Th. Acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan makan bersama yang menjadi simbol keakraban serta semangat kebersamaan.
Pesan yang mengemuka dalam persekutuan tersebut sederhana namun kuat: persatuan bukan berarti menghilangkan perbedaan, melainkan membangun hubungan di tengah perbedaan untuk bersama-sama menghadirkan dampak yang lebih besar bagi gereja dan masyarakat.
Ikuti media sosial Radio Heartline FM Tangerang:
