Jimmy Kimmel Memberikan Respons Usai Donald Trump Tuntut ABC Lakukan Pemecatan
Radio Tangerang Heartline FM – Perseteruan antara pembawa acara late-night talk show Jimmy Kimmel dengan keluarga kepresidenan Amerika Serikat memasuki babak baru yang penuh ketegangan. Kimmel akhirnya memberikan respons terbuka setelah Presiden Donald Trump dan Ibu Negara Melania Trump secara eksplisit menuntut jaringan televisi ABC untuk memecat sang presenter. Ketegangan ini bermula dari gurauan Kimmel yang dinilai keluarga Trump melampaui batas dan dianggap memicu narasi kekerasan, terutama pasca-insiden keamanan di Washington baru-baru ini.
Pembelaan Kimmel: “Itu Hanya Roast Perbedaan Usia”
Dalam monolognya pada Senin (27/4), Kimmel memberikan klarifikasi terkait lelucon “expectant widow” (janda yang tengah mengandung) yang ia lontarkan pada siaran Kamis (23/4). Ia menegaskan bahwa candaan tersebut murni merupakan sindiran terhadap selisih umur pasangan kepresidenan tersebut.
“Itu murni lelucon tentang perbedaan usia mereka. Mengingat Presiden hampir menyentuh usia 80 tahun dan Melania bahkan lebih muda dari saya. Ini murni gaya komedi roasting, bukan seruan untuk melakukan tindakan kekerasan atau pembunuhan,” tegas Kimmel.
Meskipun membela kontennya, Kimmel tetap menunjukkan sisi empatik dengan menyampaikan simpati atas trauma yang dialami Melania akibat insiden penembakan yang terjadi di acara White House Correspondents’ Dinner, Sabtu (25/4).
Serangan Balik Melania dan Donald Trump
Pihak keluarga Trump memberikan reaksi yang sangat keras melalui platform media sosial masing-masing:
- Melania Trump (via X): Menuding retorika Kimmel penuh dengan kebencian dan pengecut. Ia mendesak ABC untuk mengambil sikap tegas karena menganggap Kimmel tidak layak diberikan panggung nasional setiap malam.
- Donald Trump (via Truth Social): Menyebut pernyataan Kimmel sebagai hal yang menjijikkan dan menuntut Disney (induk perusahaan ABC) untuk segera memberhentikan pria yang telah memandu acara tersebut sejak 2003.
Deja Vu Kontroversi
Ini bukan kali pertama Kimmel berada di bawah ancaman pemecatan. Sebelumnya, pada September lalu, programnya sempat mengalami penangguhan sementara akibat komentar terkait kematian seorang aktivis konservatif.
Kimmel juga menyindir balik pihak Gedung Putih dengan menyoroti pernyataan Sekretaris Pers, Karoline Leavitt. Leavitt sebelumnya menggunakan metafora “shots fired” (tembakan dilepaskan) untuk menggambarkan gaya pidato Trump, hanya beberapa jam sebelum insiden penembakan nyata benar-benar terjadi di Washington Hilton.
Hingga berita ini disusun, pihak ABC dan Disney masih memilih untuk bungkam dan belum memberikan pernyataan resmi mengenai masa depan kontrak Jimmy Kimmel di jaringan mereka.
Ditulis ulang redaksi
Editor : MA
Foto : Jimmy Kimmel buka suara terkait tuduhan Melania dan Donald Trump soal lelucon ‘janda hamil’. (Instagram)
Ikuti media sosial Radio Heartline FM Tangerang:
