Pemulihan Kerapuhan Pernikahan Dimulai dari Kesadaran Bersama
Radio Tangerang Heartline FM – Dalam program Sketsa Keluarga Indonesia pada Kamis (28/05/2026) , konselor keluarga dari Yayasan Busur Emas, Deni Surya Saputra, membahas tentang pemulihan kerapuhan pernikahan bersama penyiar Dika Aruan. Menurut Deni, persoalan dalam rumah tangga bukanlah hal baru karena setiap pasangan pasti menghadapi tantangan dalam perjalanan pernikahan mereka. Namun, kerapuhan dalam pernikahan tidak selalu berujung pada perpisahan apabila kedua pasangan memiliki komitmen untuk bertahan dan memperbaiki hubungan bersama-sama.
Ia menjelaskan ada banyak faktor yang dapat memicu kerapuhan dalam rumah tangga, mulai dari perselingkuhan, masalah ekonomi, perbedaan kepribadian, hingga trauma masa lalu yang belum selesai. “ Perselingkuhan disebut menjadi salah satu penyebab yang paling sering mengancam keutuhan keluarga,”kata Deni.
Meski demikian, ia menilai banyak pasangan yang akhirnya mampu bangkit dari krisis tersebut melalui proses pendampingan, konseling, dan keterbukaan untuk memperbaiki diri. Menurutnya, masalah dalam pernikahan tidak cukup hanya ditutupi, tetapi perlu diselesaikan hingga ke akar persoalannya.
Selain itu, Deni menekankan bahwa pola relasi yang tidak sehat dari keluarga di masa lalu juga dapat memengaruhi kehidupan rumah tangga seseorang. Banyak pasangan tanpa sadar membawa luka batin, konflik, maupun pola kegagalan pernikahan orang tua ke dalam hubungan mereka sendiri. Jika tidak disadari, kondisi tersebut dapat memicu pertengkaran berkepanjangan hingga membuat pernikahan semakin rapuh. Karena itu, ia menilai penting bagi pasangan untuk membangun kesadaran diri, mengevaluasi perilaku yang tidak sehat, dan tidak buru-buru menyalahkan pasangan.
Dalam proses pemulihan, Deni menyarankan pasangan untuk membangun komunikasi yang sehat, memperkuat kehidupan spiritual, dan tidak ragu mencari bantuan profesional seperti konseling pasangan atau konseling pernikahan. Ia percaya bahwa kerapuhan bukan akhir dari sebuah hubungan, melainkan dapat menjadi titik awal pertumbuhan baru dalam rumah tangga. “Kesanggupan dan komitmen pasangan untuk tetap bersama mencapai pemulihan adalah prestasi terbaik di sepanjang kehidupan pernikahan,” ujarnya menutup perbincangan.
Sumber & Foto : https://www.youtube.com/watch?v=-6UUkk_c644
Ikuti media sosial Radio Heartline FM Tangerang:
