Roh Kudus Adalah Pribadi Kekal yang Berdiam di Dalam Orang Percaya
Radio Tangerang Heartline FM – Dalam program Let Us Reason Together yang disiarkan Radio Heartline, Pendeta Tommy Lengkong, M.Th., Ketua Umum PGLI, mengajak pendengar untuk memahami lebih dalam tentang pribadi Roh Kudus sebagai Allah yang kekal dan yang berdiam dalam kehidupan setiap orang percaya.
Mengangkat tema “Roh Kudus Adalah Pribadi Kekal di Dalam Kita”, Pendeta Tommy menjelaskan bahwa Roh Kudus bukan sekadar sebuah kekuatan atau pengaruh rohani, melainkan pribadi Allah sendiri yang hadir dan bekerja dalam kehidupan manusia.
“Kalau kita berbicara tentang pribadi yang kekal, maka yang dimaksud adalah Allah yang kekal. Roh Kudus adalah pribadi Allah yang kekal yang berdiam di dalam kita,” jelasnya.
Dalam pemaparannya, Pendeta Tommy mengutip Yohanes 14:15-17, di mana Yesus menjanjikan seorang Penolong, yaitu Roh Kebenaran, yang akan menyertai dan diam di dalam orang percaya.
Ia menjelaskan bahwa iman Kristen mengenal Allah Tritunggal, yaitu Bapa, Anak, dan Roh Kudus. Ketiganya bukan tiga Allah, melainkan satu Allah yang hadir dalam tiga pribadi.
“Bapa adalah Allah yang mencipta, Anak adalah Allah yang menyelamatkan, dan Roh Kudus adalah Allah yang memperbarui kehidupan manusia,” ungkapnya.
Menurutnya, karena Bapa dan Anak adalah pribadi, maka Roh Kudus juga merupakan pribadi. Hal ini terlihat melalui karya Roh Kudus yang dapat berpikir, memiliki kehendak, dan memiliki perasaan.
Pendeta Tommy menyebut beberapa bukti Alkitab mengenai pribadi Roh Kudus. Dalam 1 Korintus 2:10, Roh Kudus digambarkan sebagai Pribadi yang menyelidiki segala sesuatu. Dalam 1 Korintus 12:11, Roh Kudus memberikan karunia sesuai kehendak-Nya. Sementara dalam Efesus 4:30, manusia diingatkan untuk tidak mendukakan Roh Kudus.
“Roh Kudus bukan sekadar sesuatu yang hadir memberikan kekuatan, tetapi Dia adalah pribadi yang datang dan berdiam dalam kehidupan orang percaya,” katanya.
Empat Karya Roh Kudus dalam Kehidupan Orang Percaya
Lebih lanjut, Pendeta Tommy menjelaskan bahwa Roh Kudus memiliki beberapa karya penting dalam kehidupan manusia.
- Karya Evangelistis: Membawa Manusia Mengenal Kristus
Karya pertama Roh Kudus adalah membawa manusia kepada pengenalan akan Yesus Kristus. Roh Kudus bekerja menyadarkan manusia akan dosa dan kebutuhan akan keselamatan.
Ia menjelaskan bahwa manusia tidak dapat mengenal Tuhan hanya dengan kemampuan dirinya sendiri karena manusia telah jatuh dalam dosa.
“Roh Kudus terlebih dahulu menghidupkan manusia secara rohani, kemudian memperkenalkan Yesus Kristus sebagai Juruselamat,” jelasnya.
Melalui karya ini, Roh Kudus mempersiapkan hati manusia untuk menerima Injil, menyadarkan dosa, membawa kepada pertobatan, dan memberikan kepastian keselamatan.
- Karya Organis: Menumbuhkan Kehidupan Rohani
Karya kedua adalah Roh Kudus yang tinggal dalam hati orang percaya dan menghasilkan pertumbuhan rohani.
Pendeta Tommy mengingatkan bahwa kehadiran Roh Kudus menghasilkan buah-buah Roh seperti yang tertulis dalam Galatia 5:22-23, yaitu kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri.
“Ketika Roh Kudus bekerja dalam hidup kita, Dia menghasilkan perubahan karakter sehingga kita semakin serupa dengan Kristus,” katanya.
- Karya Karismatis: Memberikan Karunia Roh Kudus
Roh Kudus juga bekerja dengan memberikan karunia kepada setiap orang percaya.
Menurut Pendeta Tommy, karunia Roh Kudus bukan untuk membuat seseorang merasa lebih hebat dibandingkan orang lain, tetapi diberikan untuk pelayanan dan kepentingan bersama.
“Karunia diberikan bukan untuk kebanggaan pribadi, tetapi untuk melengkapi tubuh Kristus dan melayani sesama,” ujarnya.
- Karya Pedagogis: Mengajar dan Menghibur
Karya terakhir Roh Kudus adalah sebagai Pribadi yang mengajar, membimbing, dan menghibur orang percaya.
Mengutip Yohanes 14:26, Pendeta Tommy menjelaskan bahwa Roh Kudus disebut sebagai Penghibur atau Parakletos, yang berarti Pribadi yang mendampingi, membela, dan memberikan penguatan.
“Roh Kudus mendampingi kita, mengajarkan kebenaran, dan memberikan penghiburan dalam setiap pergumulan hidup,” tambahnya.
Roh Kudus Tidak Meninggalkan Orang Percaya
Dalam sesi dialog bersama host Timo, Pendeta Tommy juga menjelaskan bahwa Roh Kudus tidak datang dan pergi dari kehidupan orang percaya.
Menurutnya, ketika seseorang benar-benar menerima Kristus, Roh Kudus tinggal dalam dirinya.
“Roh Kudus tidak keluar masuk. Ketika kita jatuh dalam dosa, Roh Kudus tetap ada dan mengingatkan kita untuk kembali kepada Tuhan,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa kehadiran Roh Kudus membuat orang percaya memiliki kesadaran untuk bertobat ketika melakukan kesalahan.
“Kalau kita berada dalam Kristus, Roh Kudus akan terus menyadarkan kita dan membawa kita kembali kepada Tuhan,” katanya.
Hidup dalam Pimpinan Roh Kudus
Menutup pembahasan, Pendeta Tommy mengajak setiap orang percaya untuk bersyukur karena Allah tidak hanya memberikan keselamatan melalui Yesus Kristus, tetapi juga memberikan Roh Kudus untuk menyertai perjalanan hidup manusia.
“Roh Kudus adalah pribadi kekal yang berdiam dalam hidup kita. Dialah yang membarui, menguatkan, menghibur, dan memimpin kita sampai akhir,” tutupnya.
Melalui perenungan ini, umat percaya diingatkan bahwa kehidupan bersama Tuhan bukan hanya tentang menerima keselamatan, tetapi juga menjalani kehidupan yang terus dipimpin oleh Roh Kudus setiap hari.
Ikuti media sosial Radio Heartline FM Tangerang:
