Thomas Lesmono Rilis Single “Ternyata Oh Ternyata” Sebuah Pesan Keikhlasan
Radio Tangerang Heartline FM – Suasana menyelimuti T-Space Bintaro pada Kamis malam (30/4/26). Ruang yang biasanya riuh, mendadak berubah menjadi wadah kontemplasi saat musisi Thomas Lesmono menggelar Ternyata Showcase. Di hadapan para pendengar, Thomas tidak hanya sekadar bernyanyi, ia membedah anatomi patah hati dan seni mengikhlaskan melalui single terbarunya, “Ternyata Oh Ternyata”.
Judul lagu ini mungkin terdengar jenaka, namun proses kelahirannya berangkat dari realitas yang getir. Dirilis tepat pada 1 April 2026, lagu ini mengabadikan momen “zonk” yang dialami Thomas secara pribadi.
“Ini adalah lagu tentang momen terperangah. Ceritanya, saya sedang mendekati seseorang, eh, ternyata dia sudah punya pasangan,” kenang Thomas dalam sesi bincang hangat bersama Chandra di studio mobil Ob-Van Heartline FM. Baginya, kejadian tersebut terasa seperti sebuah lelucon atau “prank” dari semesta yang terjadi tepat di hari April Mop. Namun, alih-alih meratap, musisi yang sudah naik panggung sejak usia empat tahun ini justru memilih sudut pandang kedewasaan ”Keikhlasan”.
Perjuangan Empat Tahun Vakum dan Tantangan Anak Rantau
Lahirnya “Ternyata Oh Ternyata” sekaligus menandai kembalinya Thomas ke industri musik setelah sempat vakum selama empat tahun sejak 2022. Sebagai musisi yang kini mencoba peruntungan di wilayah Jabodetabek, ia bicara blak-blakan mengenai kerasnya realitas industri bagi seorang “anak rantau”.
Tantangan finansial dalam mengelola produksi dan promosi menjadi kerikil tajam yang harus ia lalui. Namun, keterbatasan itu justru memicu kreativitas kolaborasi lintas kota. Thomas tetap menggandeng musisi asal Surabaya seperti Alvin Wardiman (produser), Antonio, Joshua, dan Troy Kurniawan.
“Saya bahkan harus bolak-balik ke Surabaya demi retake bass di hari yang sama saat saya harus kembali ke Jakarta,” ungkapnya, menggambarkan dedikasi di balik produksi lagu tersebut.
Ada yang unik dalam perjalanan karier Thomas kali ini. Ia memperkenalkan Timo Depanda, sosok maskot panda berbaju merah yang bertugas sebagai dokumentator visual perjalanannya. Kehadiran Timo diharapkan mampu membangun interaksi yang lebih segar dan unik dengan para pendengar lintas generasi.
Secara musikalitas, Thomas yang mengagumi Michael Bublé ini juga mengambil inspirasi besar dari gaya panggung mendiang Glenn Fredly dan kemampuan adaptasi Judika. Ia ingin musiknya tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga medium untuk menyampaikan pesan kehidupan yang mendalam namun tetap ringan untuk dinikmati.
Pesan untuk Pendengar, Belajar Melepaskan
Menutup sesi malam itu, Thomas memberikan pesan menyentuh bagi para pendengar, khususnya para Heartliner. Baginya, inti dari lagu ini adalah sebuah pengingat bahwa tidak semua hal dalam hidup bisa dipaksakan.
“Jangan lupa untuk belajar ikhlas. Setiap kejadian pasti ada maksudnya. Salahnya saya adalah mengira masih ada ruang darimu untukku. Karena sesuatu yang dipaksakan itu tidak baik, melepaskan hal-hal di luar kendali kita akan sangat membantu kita untuk terus melangkah,” tutup Thomas.
Melalui melodi pop-jazz yang manis, “Ternyata Oh Ternyata” kini sudah tersedia di berbagai platform musik digital. Lagu ini menjadi bukti bahwa di balik setiap rencana yang berantakan, selalu ada ruang bagi manusia untuk tumbuh dan bersemi kembali.
Ikuti media sosial Radio Heartline FM Tangerang:
