06 July 2026
KA Rajabasa - Stasiun Tanjungkarang

KAI Hadirkan Ekonomi Premium di KA Rajabasa Tanpa Kenaikan Tarif

Radio Lampung Heartline FM – Bayangkan naik kereta dengan harga ekonomi, tapi rasanya seperti kelas premium. Duduk lebih lega, kursi bisa disandarkan, perjalanan jadi santai. Inilah kejutan manis dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang resmi menghadirkan ekonomi premium di KA Rajabasa mulai 4 Juli 2026.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre IV Tanjungkarang resmi mengoperasikan rangkaian ekonomi premium pada kereta api Rajabasa. Inovasi ini menghadirkan peningkatan signifikan pada kenyamanan penumpang tanpa disertai kenaikan tarif perjalanan. Manajer Angkutan Fasilitas dan Pelayanan Penumpang KAI Tanjungkarang, Eko Dodit Hertanto, mengatakan bahwa perubahan paling mencolok terletak pada konfigurasi tempat duduk. “Hari ini secara resmi rangkaian ekonomi premium KA Rajabasa dioperasikan. Perubahan paling mencolok terdapat pada konfigurasi tempat duduk penumpang,” kata Eko di Bandarlampung, Sabtu (4/7/2026).

Pergantian Konfigurasi Kursi KA Rajabasa

Meski fasilitas meningkat, tarif tetap ramah di kantong: Rp32.000. Tidak ada kenaikan harga, hanya peningkatan kualitas. Tak heran, pada hari pertama peluncuran, 640 kursi langsung habis terjual. Antusiasme penumpang menjadi bukti bahwa masyarakat menyambut hangat inovasi ini.

Perubahan paling terasa ada pada kursi. Jika sebelumnya penumpang duduk dengan formasi 3-2 dan kursi tegak lurus, kini hadir formasi 2-2 dengan reclining seat yang bisa disandarkan. Ruang gerak lebih lega, perjalanan terasa santai, dan penumpang tidak lagi berhimpitan. Rasanya seperti naik kelas, tanpa harus membayar lebih.

KAI menegaskan bahwa langkah ini adalah bagian dari komitmen untuk meningkatkan kualitas perjalanan tanpa membebani masyarakat. Transportasi publik harus tetap menjadi pilihan utama yang aman, nyaman, dan terjangkau. Dengan hadirnya ekonomi premium, kereta api semakin memperkuat citra sebagai moda transportasi modern yang inklusif.

Stasiun Tanjungkarang - KA Rajabasa

Bagi masyarakat Lampung dan Sumatera Selatan, kehadiran kursi baru ini bukan sekadar perubahan fisik, melainkan peningkatan pengalaman. Perjalanan panjang kini bisa dinikmati dengan lebih rileks, membuat penumpang tiba di tujuan dengan tubuh segar dan pikiran tenang.

Pemerintah daerah pun mendukung langkah ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan layanan transportasi publik. Dengan inovasi seperti ini, kereta api bukan hanya alat mobilitas, tetapi juga simbol kemajuan pelayanan publik yang berpihak pada masyarakat.

Naik Kereta Api Rajabasa kini bukan sekadar perjalanan, tapi pengalaman.

Ikuti media sosial Radio Heartline FM Tangerang: