Kanaya, Siswi 12 Tahun yang Aktif Bernyanyi, Bermain Basket hingga Tampil di Konser Jumbo
Radio Tangerang Heartline FM – Memiliki banyak aktivitas sejak usia dini tidak menghalangi Azalea Khaliqa Kanaya H atau yang akrab disapa Kanaya untuk terus mengembangkan bakatnya. Siswi kelas 7 SMP Pratiwi ini aktif di bidang seni, olahraga, hingga berbagai kegiatan panggung.
Kanaya yang kini berusia 12 tahun sebelumnya pernah hadir dalam program Rumah Impian Anak. Dalam kesempatan tersebut, ia kembali berbagi cerita mengenai pengalaman dan berbagai aktivitas yang dijalaninya.
Salah satu pengalaman yang berkesan bagi Kanaya adalah ketika dirinya terlibat dalam drama musikal Ibu Sut. Ia mengikuti proses audisi secara daring dengan mengirimkan video akting dan menyanyikan lagu dari Ibu Sut. Setelah lolos tahap awal, Kanaya kembali mengikuti callback untuk menentukan pemeran dalam pertunjukan tersebut.
Menurut Kanaya, proses mengikuti drama musikal tersebut menjadi pengalaman yang menyenangkan. Ia tidak hanya belajar bernyanyi, tetapi juga mendapatkan pengalaman dalam berakting dan menari.
“Jujur seru banget dari mulai latihan, awal latihan dari audisi, ketemu teman, terus beberapa kali latihan. Mulai nyanyi, akting, sampai belajar koreografi,” ujar Kanaya.
Meski merasa senang, Kanaya mengaku sempat merasa sedih ketika rangkaian latihan dan pertunjukan berakhir. Pasalnya, selama proses tersebut ia terbiasa bertemu dan berlatih bersama teman-temannya.
Selain drama musikal, Kanaya juga pernah terpilih melalui audisi untuk tampil bernyanyi bersama para pengisi suara dan pemeran film animasi Jumbo. Dari ribuan peserta yang mengikuti audisi, hanya tiga orang yang terpilih untuk bernyanyi dalam konser tersebut, termasuk Kanaya.
Ia mengikuti audisi secara daring dengan mengunggah video bernyanyi melalui Instagram. Setelah dinyatakan lolos, Kanaya menjalani latihan sebelum tampil di hadapan penonton.
Pengalaman tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Kanaya karena ia harus bernyanyi di hadapan ratusan penonton. Ia mengaku sempat merasa gugup, tetapi berusaha tetap percaya diri dan menikmati penampilannya.
Untuk mengatasi rasa gugup, Kanaya menerapkan pesan dari sang mama. Ia berusaha tidak terlalu fokus pada wajah penonton dan membayangkan mereka seperti patung sehingga dirinya dapat lebih berkonsentrasi pada penampilan.
“Kalau misalkan kamu takut pas nyanyi atau presentasi, kamu bisa anggap orang-orang yang nonton kamu itu patung atau enggak usah dilihat mukanya,” kata Kanaya, mengingat pesan dari mamanya.
Kanaya mengaku cara tersebut cukup membantunya menghadapi rasa gugup. Ia menyadari bahwa kemampuan tampil di depan banyak orang masih perlu terus dilatih karena pengalaman yang dimilikinya belum terlalu banyak.
Selain bernyanyi, Kanaya juga mulai menekuni dunia tari dan basket. Ia mulai mencoba dance sejak kelas 5 SD dan kemudian tertarik mengikuti olahraga basket.
Menurutnya, berbagai kegiatan yang dijalani memberikan pelajaran berbeda. Dari basket, ia belajar menjaga kebugaran sekaligus membangun mental. Sementara dari bernyanyi, Kanaya belajar meningkatkan rasa percaya diri, terutama ketika harus tampil di depan banyak orang.
Saat ini, Kanaya juga bergabung dalam band sekolah sebagai vokalis. Ia mengaku masih menghadapi tantangan ketika bernyanyi bersama band karena suara vokal harus dapat terdengar di tengah suara berbagai alat musik.
Meski demikian, Kanaya tetap berusaha meningkatkan kemampuannya melalui latihan. Ia juga memiliki cita-cita menjadi dokter, namun tetap ingin menjalani aktivitas sebagai penyanyi.
Keinginan menjadi dokter sudah dimiliki Kanaya sejak kecil. Menurutnya, profesi dokter menarik karena dapat membantu dan menyelamatkan nyawa orang lain.
“Buat aku dokter keren karena bisa menyelamatkan nyawa orang, membantu orang supaya bisa sembuh,” ungkapnya.
Untuk mendukung berbagai aktivitasnya, Kanaya mendapatkan dukungan penuh dari keluarga. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada orang tua, adik sepupu, serta keluarga besarnya yang selama ini terus memberikan dukungan.
“Terima kasih Mami, Papa dan semua keluarga aku. Aku bersyukur banget kalian sudah selalu support aku sampai di titik sekarang. Aku janji bakal terus berusaha untuk lebih maju lagi,” tuturnya.
Di tengah kesibukan sekolah dan berbagai kegiatan, Kanaya juga berusaha menjaga kesehatan. Ia mengaku menyukai salad buah dan salad sayur. Menurutnya, makanan sehat tetap dapat dibuat menarik dan lezat dengan berbagai kreasi.
Bagi Kanaya, kunci untuk mencapai keberhasilan adalah terus berlatih dan tidak mudah menyerah. Ia pun memiliki pesan sederhana untuk anak-anak seusianya agar tidak berhenti berusaha hanya karena mendapatkan hambatan dari orang lain.
“Teruslah berusaha, jangan sampai kamu jatuh karena ada satu orang yang menjatuhkan kamu,” pesan Kanaya.
Dengan berbagai pengalaman yang telah dijalaninya sejak usia muda, Kanaya masih memiliki perjalanan panjang untuk mengembangkan bakat dan mengejar cita-citanya. Ia memilih untuk terus belajar, berlatih, dan mencoba berbagai kesempatan baru di bidang yang disukainya.
Ikuti media sosial Radio Heartline FM Tangerang:
