14 August 2026
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli saat membuka pembukaan Talent and Innovation Development Program TIDP di Balai Besar Peningkatan Produksi BBPP Bekasi

Kemnaker Dorong Talenta Muda Kembangkan Startup dan Ciptakan Lapangan Kerja

Radio Tangerang Heartline FM — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus mendorong generasi muda untuk tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang kerja melalui inovasi dan kewirausahaan.

Upaya tersebut dilakukan melalui Talent & Innovation Development Program (TIDP), sebuah program pengembangan talenta yang berlangsung selama enam bulan dan diikuti oleh 58 peserta terpilih dari wilayah Bekasi dan Bandung Barat.

Program TIDP secara resmi dibuka Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli di Balai Besar Peningkatan Produksi (BBPP) Bekasi, Jawa Barat, Kamis (13/8/2026). Program ini dirancang untuk membekali generasi muda dengan kemampuan adaptif, inovatif, sekaligus keterampilan kewirausahaan di tengah perubahan dunia kerja yang semakin dipengaruhi perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Pelaksanaan TIDP melibatkan Ditjen Bina Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta & PKK), Balai Perluasan Kesempatan Kerja (BPKK) Bekasi, Balai Besar Perluasan Kesempatan Kerja (BBPKK) Bandung Barat, serta berbagai mitra industri dan mentor profesional.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menciptakan proses pembelajaran yang lebih aplikatif. Peserta tidak hanya mendapatkan peningkatan kompetensi, tetapi juga didorong untuk mengembangkan ide, menghasilkan inovasi, serta memiliki kemampuan membangun usaha.

Menaker Yassierli menilai perubahan teknologi dan perkembangan model bisnis global membuat pola penyiapan tenaga kerja juga harus mengalami perubahan. Menurutnya, generasi muda perlu dibekali kemampuan untuk membaca berbagai persoalan di sekitarnya dan mengubahnya menjadi peluang.

“Kita tidak cukup hanya menyiapkan tenaga kerja yang siap mencari pekerjaan, tetapi harus membangun talenta yang siap menghadapi perubahan. Mereka harus mau terus belajar, melihat masalah sebagai peluang, bekerja sama, dan berani menciptakan sesuatu yang baru,” tegas Yassierli.

Selain TIDP, Kemnaker juga mengembangkan Talent & Innovation Hub (TIH) sebagai sebuah ekosistem yang menghubungkan pengembangan talenta dengan inovasi, kewirausahaan, dunia usaha, serta kebijakan ketenagakerjaan.

Melalui TIH, pengembangan talenta diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pelatihan. Peserta juga diarahkan agar mampu menghasilkan gagasan dan solusi yang memiliki nilai ekonomi serta dapat diterapkan dalam dunia usaha.

Yassierli berharap peserta TIDP mampu mengembangkan ide yang mereka miliki menjadi rintisan usaha berbasis inovasi. Lebih jauh, ia mendorong para peserta untuk menjadi generasi muda yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang lain.

“Saya berharap adik-adik yang mengikuti program ini dapat menghasilkan rintisan usaha (startup) berbasis inovasi. Saya tantang Anda menjadi pelopor: lulusan yang sudah memiliki perusahaan sendiri bahkan sebelum masa programnya selesai,” ujar Yassierli.

Program TIDP diharapkan menjadi salah satu langkah Kemnaker dalam membangun talenta muda yang lebih siap menghadapi transformasi dunia kerja, sekaligus mendorong lahirnya wirausaha baru yang mampu menciptakan kesempatan kerja di tengah perkembangan teknologi dan AI.

Ikuti media sosial Radio Heartline FM Tangerang: