15 September 2026
Tim SAR gabungan Basarnas dan TNI AL melakukan operasi pencarian korban kecelakaan laut di perairan

Pencarian 129 Penumpang KM Virgo Transport 8 Diperluas, Tim SAR Kerahkan Teknologi Bawah Laut

Radio Tangerang Heartline FM — Proses evakuasi terhadap penumpang KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu (13/9), telah rampung dilakukan. Setelah mengevakuasi 114 orang, tim SAR kini memusatkan perhatian pada pencarian 129 penumpang lain yang masih belum ditemukan.

Pada Selasa (15/9), sebanyak 22 korban selamat tiba di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, sekitar pukul 10.00 WITA. Proses pemindahan korban menuju pelabuhan sempat mengalami hambatan karena KRI Nala yang membawa para korban dari lokasi kejadian tidak dapat memasuki alur Sungai Barito akibat kondisi air yang sedang surut.

Para korban kemudian dipindahkan terlebih dahulu ke KAL Kumai milik TNI Angkatan Laut. Setelah itu, mereka kembali dipindahkan menggunakan Rigid Buoyancy Boat (RBB) Lanal Banjarmasin untuk dibawa menuju Pelabuhan Trisakti.

Setibanya di pelabuhan, sebagian besar korban terlihat dalam kondisi kelelahan. Mereka kemudian mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis di Posko SAR yang telah disiapkan di kawasan Pelabuhan Trisakti.

Sementara itu, operasi SAR juga menemukan empat jenazah pada Selasa siang. Keempat korban dievakuasi menggunakan helikopter Basarnas menuju Lanud Syamsudin Noor, Banjarbaru, sebelum selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Banjarmasin untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.

Dengan selesainya proses evakuasi tersebut, tercatat 114 penumpang telah berhasil dievakuasi, terdiri dari 108 orang selamat dan enam orang meninggal dunia. Dari total 243 penumpang yang berada di kapal, masih terdapat 129 orang yang belum ditemukan.

Tim SAR menduga sebagian korban kemungkinan masih berada di dalam badan kapal yang kini dalam posisi terbalik di perairan Laut Jawa.

Memasuki hari ketiga operasi pencarian, Kepala Badan SAR Nasional, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menyampaikan bahwa wilayah pencarian diperluas, baik di permukaan laut maupun di bawah permukaan.

Untuk mendukung operasi tersebut, tim SAR melibatkan personel penyelam dari Kopaska dan Basarnas. Selain pencarian secara langsung, operasi juga diperkuat dengan teknologi pencarian bawah laut yang dimiliki KRI Kanopus.

Kapal tersebut dilengkapi sejumlah perangkat untuk mendeteksi dan memetakan kondisi bawah laut, antara lain underwater drone, multi beam echo sounder, serta Remote Operated Vehicle (ROV).

Penggunaan berbagai perangkat tersebut diharapkan dapat membantu tim SAR menemukan posisi kapal secara lebih akurat sekaligus memperbesar peluang menemukan korban yang masih berada di dalam atau di sekitar badan kapal.

Sumber : https://mediaindonesia.com/nusantara/933592/evakuasi-km-virgo-transport-8-114-penumpang-telah-ditemukan-129-orang-masih-dicari

Foto : Ilustrasi(Dok Basarnas)

Ikuti media sosial Radio Heartline FM Tangerang: