06 November 2026

Korsabhara Polri Siagakan 305 Personel untuk Antisipasi Bencana Alam Akhir 2026

Radio Tangerang Heartline FM – Korps Sabhara (Korsabhara) Baharkam Polri memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam menjelang akhir 2026. Sebanyak 305 personel gabungan beserta sejumlah kendaraan operasional, peralatan penyelamatan, dan satwa khusus disiapkan untuk menghadapi kemungkinan banjir maupun tanah longsor.

Kesiapan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Antisipasi Bencana Alam Tahun 2026 di Lapangan Apel Mako Korsabhara Baharkam Polri, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Rabu (4/11/2026). Apel dipimpin Kepala Korsabhara Baharkam Polri, Irjen Pol. Jossy Kusumo, S.H., M.Han.

Dari total personel yang disiapkan, sebanyak 260 orang berasal dari Korsabhara Baharkam Polri. Sementara itu, masing-masing 15 personel lainnya merupakan perwakilan Basarnas, Dinas Pemadam Kebakaran, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Selain mengecek kesiapan personel, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memastikan seluruh perlengkapan dan kendaraan penanggulangan bencana berada dalam kondisi siap digunakan. Sejumlah perwakilan instansi terkait turut hadir, termasuk Basarnas, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, Dinas Kesehatan Kota Depok, serta BPBD DKI Jakarta.

Dalam mendukung operasi penyelamatan, Korsabhara menyiapkan anjing pelacak K-9 yang memiliki kemampuan membantu pencarian korban di lokasi tertimbun material. Selain itu, satwa Kuda Turangga juga disiapkan untuk mendukung patroli serta pengiriman bantuan logistik ke daerah yang sulit dijangkau kendaraan.

Berbagai kendaraan dan perlengkapan khusus turut disiagakan, mulai dari kendaraan taktis penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), kendaraan SAR dan Rescue Carrier, perahu karet untuk evakuasi korban banjir, hingga kendaraan Randurlap dan teknologi Watergen yang dapat menunjang ketersediaan air bersih bagi masyarakat terdampak.

Dalam arahannya, Jossy meminta jajarannya meningkatkan pengawasan dan patroli di kawasan yang memiliki potensi bencana. Ia juga menekankan pentingnya memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai langkah-langkah mitigasi agar risiko dan dampak bencana dapat diminimalkan.

Ia mengingatkan bahwa proses penanganan bencana, khususnya pencarian dan evakuasi korban, harus dilakukan secara sigap, tepat sasaran, dan terukur. Seluruh personel juga diminta tetap mengutamakan keselamatan dengan mengikuti standar operasional prosedur yang berlaku.

Jossy turut mengajak seluruh jajaran kepolisian untuk memperkuat kerja sama dengan masyarakat dalam menghadapi berbagai kemungkinan bencana.

“Polisi bersama masyarakat, bersama kita hadapi bencana, bersama kita selamatkan sesama,” tegasnya.

Melalui apel kesiapsiagaan ini, Korsabhara Baharkam Polri berharap koordinasi dengan berbagai instansi dapat semakin solid sehingga upaya penanganan bencana dapat berjalan efektif. Kesiapan tersebut juga diharapkan mampu mempercepat proses penyelamatan dan memberikan perlindungan bagi masyarakat di wilayah yang berpotensi terdampak bencana.

Sumber : https://humas.polri.go.id/news/detail/2656759-polisi-bersama-masyarakat-korsabhara-baharkam-polri-siagakan-personel-dan-satwa-hadapi-bencana-2026